Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Rusia si Kuda Hitam

MI/GHANI NURCAHYADI
14/11/2015 00:00
Rusia si Kuda Hitam
(AP)
MESKI diperkuat petenis peringkat 4 dunia, Maria Sharapova, Rusia kini berada dalam posisi tidak diunggulkan menghadapi Republik Ceko di final Piala Fed yang dilangsungkan di O2 Arena, Praha, 14-15 November. Status juara bertahan dan tuan rumah menjadi modal penting bagi Republik Ceko untuk merebut gelar juara keempat dalam lima tahun terakhir.

Sharapova pun menyadari Arena berkapasitas 14.000 tempat duduk di pusat Kota Praha itu tidak akan menjadi tempat bersahabat bagi tim Rusia yang selain dirinya, juga diperkuat Anastasia Pavlyunchenkova, Elena Vesnina, dan Ekaterina Makarova. Namun, bagi Sharapova, hal itu justru menjadi berkah tersendiri bagi timnya,

"Kami tahu akan banyak penduduk Ceko yang mengibarkan bendera Ceko di stadion. Walau kami juga berharap adanya segelintir pendukung Rusia di sana, konsentrasi penuh kami tujukan pada pertandingan final nanti. Kami fokus pada lawan bukan pada apa yang terjadi di sekitar kami," kata Sharapova yang baru pertama kali merasakan final Piala Fed.

Secara statistik, Sharapova memang masih unggul dari empat petenis Ceko yang akan turun di Praha. Namun, dari pertemuan terakhirnya dengan dua punggawa Ceko, Petra Kvitova dan Lucie Safarova, permainan Sharapova selalu gagal berkembang. Kvitova menghentikan Sharapova di semifinal WTA Finals, sedangkan Safarova mengirim pulang Sharapova di grand slam Prancis Terbuka.

"Dua pertemuan terakhir dengan keduanya memang saya kalah. Tapi, ini merupakan cara terbaik untuk menutup musim kompetisi kali ini," ujar Sharapova.

Selain faktor Sharapova, kubu Rusia juga tidak diuntungkan akibat tidak meratanya kekuatan tim. Salah satu contohnya ialah Makarova yang sudah dua bulan tidak bertanding akibat cedera lutut di grand slam AS Terbuka. Akan tetapi, petenis kidal itu memastikan dirinya siap bermain dan menyumbangkan kemenang-an bagi Rusia.

"Sekarang saya sudah berada di Ceko dan siap bermain. Terima kasih kepada Nastia (Anatasia Myskina--kapten tidak bermain Rusia) yang telah mengundang saya bermain di Ceko,"' kata Makarova, peringkat 23 dunia.

Sama besar
Meski bakal mendapat dukungan penuh publik Ceko dan berpeluang besar untuk bisa kembali menjadi juara Piala Fed, kapten tim Ceko, Petr Cala mengatakan peluang kedua tim untuk menjadi juara sama besar. "Saya tidak melihat salah satu tim sebagai favorit juara, bahkan di atas kertas sekalipun," katanya.

Selain Kvitova dan Safarova yang punya pengalaman menundukkan petenis dengan nama besar. Tim Ceko juga diperkuat Karolina Pliskova yang pekan lalu sukses melangkah ke final WTA Elite Trophy di Zuhai, Tiongkok, dan Barbora Strycova, spesialis ganda yang punya 17 gelar juara nomor ganda WTA tur.

Dengan kekuatan yang terhitung merata, Kvitova tetap menjadi andalan Ceko. Sejak 2011, petenis 25 tahun itu telah memenangi 20 pertandingan dan hanya 2 kali kalah. Tahun lalu, ia menjadi aktor utama kemenangan 3-1 Ceko atas Jerman di partai final dengan mengalahkan Andrea Petkovic dan Angelique Kerber.

"Sangat berbeda meraih kemenangan sebagai individu dan meraihnya sebagai sebuah tim. Kami ingin merasakan lagi meraih kemenangan sebagai tim," kata Kvitova. (WTAtennis/Fedcup/R-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya