Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Hasil IBL 2026: Dewa United Hentikan Rekor 13 Kemenangan Beruntun Pelita Jaya

Media Indonesia
05/4/2026 22:09
Hasil IBL 2026: Dewa United Hentikan Rekor 13 Kemenangan Beruntun Pelita Jaya
Pebasket Pelita Jaya Jakarta Jerome Anthony Beane (kanan) berusaha melewati hadangan pebasket Dewa United Banten Hardianus (kiri) pada pertandingan babak kedua final Indonesian Basketball League (IBL) 2025 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta,(Antara)

DEWA United Banten sukses memutus tren kemenangan panjang Pelita Jaya Basketball Jakarta usai menang dengan skor 81-70 dalam lanjutan Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2026. Pertandingan berlangsung di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, Minggu (5/4) malam.

Hasil ini sekaligus menjadi pembalasan Dewa United atas kekalahan mereka di pertemuan pertama pada Januari lalu. Selain itu, kekalahan ini juga menjadi yang pertama bagi Pelita Jaya musim ini, sehingga rekor mereka kini berubah menjadi 13 kemenangan dan 1 kekalahan.

Performa solid Dewa United terlihat dari keseimbangan permainan menyerang dan bertahan. Salah satu faktor utama kemenangan adalah ketajaman dari luar garis tiga poin, dengan 14 tembakan tripoin berhasil masuk dari total 32 percobaan.

Donell Cooper II tampil sebagai pemain kunci dengan performa nyaris triple-double. Ia mencatatkan 24 poin, 10 assist, dan delapan rebound, termasuk enam tembakan tiga angka dari 11 percobaan.

"Tidak mudah untuk mengalahkan Pelita Jaya, terutama dengan pemain-pemain yang mereka miliki. Tetapi ini tentang latihan dan persiapan. Kami hanya tinggal fokus saja pada defense, dan semuanya berjalan sesuai dengan rencana," kata Cooper seperti dilansir laman resmi IBL usai pertandingan.

Kontribusi penting lainnya datang dari Troy Gillenwater yang membukukan double-double dengan 18 poin dan 13 rebound. Joshua Ibarra juga menunjukkan dominasi di bawah ring dengan torehan 13 poin dan 18 rebound.

Dari pemain lokal, Hardianus tampil impresif dengan sumbangan 11 poin. Ia juga menunjukkan akurasi tinggi dari jarak jauh dengan memasukkan tiga dari empat percobaan tripoin.

Sepanjang laga, Dewa United mampu mempertahankan keunggulan, bahkan sempat unggul hingga selisih 15 poin. Disiplin dalam bertahan membuat Pelita Jaya kesulitan mengembangkan permainan, termasuk dalam memanfaatkan peluang kedua (second chance points). Justru, Dewa United mampu mengonversi situasi tersebut menjadi 18 poin.

Efektivitas pertahanan Dewa United juga terlihat dari keberhasilan mereka menahan perolehan poin Pelita Jaya di bawah 20 poin dalam tiga kuarter pertandingan.

Di sisi Pelita Jaya, Darius Moten menjadi pencetak angka terbanyak dengan 19 poin. Amorie Archibald menambahkan 18 poin dan delapan assist, sedangkan Jeff Withey mencatatkan double-double dengan 13 poin dan 10 rebound meskipun mendapat tekanan ketat sepanjang pertandingan.

Salah satu kendala Pelita Jaya dalam laga ini adalah minimnya kontribusi dari pemain cadangan, yang hanya mampu menyumbang total empat poin.

Dengan hasil ini, rekor pertemuan kedua tim yang merupakan finalis IBL 2025 kini menjadi imbang 1-1 pada musim reguler tahun ini.

Selanjutnya, Pelita Jaya dijadwalkan menghadapi Bogor Hornbills pada 19 April. Sementara itu, Dewa United akan lebih dulu berlaga di ajang Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026 di Malaysia pada 15-16 April, sebelum kembali melanjutkan kompetisi domestik melawan RANS pada 18 April. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik