Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Indonesia Sabet 6 Emas di Hari Pertama ASEAN Para Games Tailan

Widjajadi
21/1/2026 14:30
Indonesia Sabet 6 Emas di Hari Pertama ASEAN Para Games Tailan
Pebalap Nurfendi raih emas pertama untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand.(Dok NPC Indonesia)

KONTINGEN Indonesia langsung tancap gas pada hari pertama ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Indonesia. Hingga Rabu (21/1) siang, Merah Putih berhasil mengamankan enam medali emas, masing-masing tiga dari cabang para balap sepeda dan para renang.

Emas perdana Indonesia dipersembahkan atlet para balap asal DI Yogyakarta, Nurfendi, yang tampil gemilang di nomor men’s time trial kategori B (tuna netra). Berpasangan dengan pilot Mufti Fadilah Salma, Nurfendi mencatatkan waktu 41 menit 59,763 detik pada lintasan sepanjang 31,2 kilometer di Suranaree University of Technology.

Duet Indonesia itu sukses mengungguli dua pasangan tuan rumah Indonesia, yakni Surachai Yokphanitchakit/Jetsada (42 menit 10,546 detik) dan Patiphat Hemphitak/Thanakom (42 menit 56,933 detik).

Tangis haru pecah sesaat setelah Nurfendi/Mufti menyentuh garis finis pertama. Keduanya baru berpasangan sejak Agustus 2025.

“Saya sangat senang karena hasil ini melebihi target. Persaingan sangat ketat, apalagi Desember lalu kami sempat kalah dari Thailand,” ujar Nurfendi.

Ia mengaku bangga bisa mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia.

“Kemenangan ini sangat luar biasa dan tidak terprediksi. Medali emas ini saya persembahkan untuk bangsa dan negara,” katanya dengan suara bergetar.

Nurfendi juga memuji peran Mufti sebagai pilot serta mengucapkan terima kasih kepada para pelatih dan keluarga.

Tiga Emas dari Para Balap

Keberhasilan Nurfendi membuka kran emas diikuti atlet para balap lainnya. Vanza Mifthahul Jannah, berpasangan dengan Salsa Billah Nikmatus Zahra, meraih emas pada nomor women’s time trial kategori B dengan waktu 34 menit 55,616 detik pada jarak 23,4 kilometer.

Emas ketiga disumbangkan Muhammad Fadli Imammuddin di nomor men’s individual time trial (ITT) kategori C3-C5. Mantan pembalap Moto2 2013 itu menuntaskan lintasan 31,2 kilometer dengan waktu 41 menit 44,062 detik.

Pada nomor yang sama, Sufyan Saori menambah koleksi medali Indonesia dengan perak (44 menit 48,682 detik), sementara perunggu menjadi milik atlet Filipina Michael Bayani (46 menit 0,971 detik).

Pelatih para balap sepeda Indonesia, Rizan Setyo Nugroho, mengaku bangga atas performa anak asuhnya.

“Kami sangat bersyukur. Di hari pertama, kami bisa mempersembahkan tiga emas dan satu perak. Ini hasil yang sangat membanggakan,” ujarnya.

Rizan optimistis perolehan medali Indonesia masih bisa bertambah pada hari-hari berikutnya, meski persaingan dengan Indonesia diakuinya sangat menguras energi.

Renang Sumbang Tiga Emas

Dominasi Indonesia berlanjut di cabang para renang. Tiga medali emas diraih Siti Alfiah (100 meter gaya bebas S6 putri), Mutiara Cantik Harsanto (100 meter gaya dada SB9 putri), dan Syuci Indriani (100 meter gaya kupu-kupu S14 putri).

Keberhasilan tersebut diraih di Aquatic Center, His Majesty the King’s 80th Birthday Anniversary Stadium, dan disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, bersama Chef de Mission Indonesia, Reda Manthovani.

“Alhamdulillah hingga pukul 12.00 siang ini kita sudah meraih enam emas, tiga dari renang dan tiga dari balap sepeda. Bahkan ada atlet yang awalnya ditargetkan perak, justru meraih emas. Ini hasil yang sangat baik,” tegas Erick Thohir.

Kontingen Indonesia masih berpeluang menambah pundi-pundi emas pada Rabu ini, dengan sejumlah cabang olahraga, terutama atletik, yang mulai mempertandingkan nomor-nomor final. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya