Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Memahami Pivot dalam Bola Basket: Pengertian, Teknik, dan Aturan

Thalatie K Yani
19/1/2026 13:32
Memahami Pivot dalam Bola Basket: Pengertian, Teknik, dan Aturan
Ilustrasi(Fitnes 365)

Dalam olahraga bola basket, penguasaan teknik dasar merupakan fondasi utama bagi seorang pemain untuk dapat bermain secara efektif dan efisien. Salah satu teknik yang paling krusial namun sering kali dianggap sepele oleh pemula adalah pivot. Secara definisi, pivot dalam permainan bola basket adalah gerakan memutar badan dengan menggunakan salah satu kaki sebagai poros atau tumpuan, sementara kaki lainnya dapat bergerak bebas ke segala arah. Gerakan ini dilakukan dengan kedua tangan memegang bola dan bertujuan untuk menyelamatkan bola dari jangkauan lawan.

Teknik ini tidak hanya sekadar memutar badan. Pivot membutuhkan keseimbangan tubuh yang prima, kekuatan kaki, serta koordinasi yang baik antara gerakan tubuh dan penguasaan bola. Dalam situasi pertandingan yang ketat, kemampuan melakukan pivot yang baik dapat menjadi pembeda antara kehilangan penguasaan bola (turnover) atau menciptakan peluang emas untuk mencetak angka.

Tujuan dan Fungsi Utama Gerakan Pivot

Pivot bukan hanya gerakan defensif semata, melainkan juga ofensif. Berikut adalah beberapa fungsi vital dari gerakan pivot dalam strategi permainan bola basket:

  • Melindungi Bola (Protecting the Ball): Ini adalah fungsi paling mendasar. Saat pemain ditekan oleh pertahanan lawan (defense), pivot memungkinkan pemain memutar badan sehingga tubuhnya menjadi tameng antara bola dan lawan.
  • Mencari Celah Operan (Passing Lane): Dengan memutar badan, pemain dapat mengubah sudut pandang dan menemukan rekan setim yang berada dalam posisi terbuka untuk menerima operan.
  • Membuka Ruang Tembak (Creating Space): Dalam situasi ofensif, pivot sering digunakan untuk menipu lawan (feint) guna mendapatkan ruang kosong untuk melakukan tembakan (shooting) atau lay-up.
  • Mengatur Tempo: Pivot memberikan waktu sejenak bagi pemain untuk berpikir dan membaca situasi lapangan sebelum mengambil keputusan selanjutnya, apakah akan mengoper, menembak, atau melakukan penetrasi (jika belum dribble).

Cara Melakukan Pivot yang Benar

Agar tidak terkena pelanggaran atau foul, teknik pivot harus dilakukan dengan presisi. Berikut adalah langkah-langkah melakukan pivot yang benar sesuai standar kepelatihan:

  1. Pegang Bola dengan Kuat: Pastikan bola dipegang erat dengan kedua tangan (strong ball position), biasanya di depan dada atau di sisi tubuh yang jauh dari lawan (chin to chin technique) untuk melindunginya.
  2. Tentukan Kaki Poros (Pivot Foot): Pilih satu kaki yang akan dijadikan tumpuan. Kaki ini tidak boleh bergeser, terangkat, atau berganti posisi dari titik awal selama melakukan gerakan memutar.
  3. Tekuk Lutut (Stay Low): Rendahkan pusat gravitasi tubuh dengan menekuk lutut. Posisi badan yang rendah (low stance) memberikan keseimbangan yang lebih baik dan membuat lawan sulit merebut bola.
  4. Gerakan Memutar: Putar badan ke arah yang diinginkan dengan menggunakan kaki poros sebagai sumbu. Kaki yang bebas (free foot) boleh melangkah ke depan, belakang, atau samping selama kaki poros tetap menempel di lantai.
  5. Jaga Pandangan: Kepala harus tetap tegak dengan pandangan menyapu lapangan untuk melihat posisi kawan dan lawan.

Peraturan Pivot dan Pelanggaran Traveling

Memahami aturan sangat penting karena kesalahan dalam melakukan pivot akan berujung pada pelanggaran traveling, yang mengakibatkan perpindahan penguasaan bola ke tim lawan. Berikut adalah aturan main yang perlu diperhatikan:

1. Larangan Menggeser Kaki Poros

Kaki yang telah ditetapkan sebagai poros tidak boleh bergeser sedikitpun. Jika kaki poros terseret (dragging), wasit akan meniup peluit tanda pelanggaran traveling.

2. Aturan Saat Memulai Dribble

Jika pemain melakukan pivot dan ingin melanjutkan dengan men-dribble bola, maka bola harus lepas dari tangan terlebih dahulu sebelum kaki poros diangkat atau melangkah. Jika kaki poros terangkat sebelum bola memantul ke lantai, itu adalah traveling.

3. Aturan Saat Menembak atau Mengoper

Berbeda dengan dribble, jika pemain ingin melakukan tembakan (shooting) atau operan (passing), pemain diperbolehkan melompat atau mengangkat kaki poros. Namun, bola harus sudah lepas dari tangan sebelum salah satu atau kedua kaki kembali menyentuh lantai.

Jenis-Jenis Gerakan Pivot

Dalam praktiknya, terdapat beberapa variasi gerakan pivot yang umum digunakan oleh pemain profesional:

  • Front Turn (Pivot Depan): Gerakan memutar badan ke arah depan. Biasanya digunakan ketika pemain ingin menghadapi ring atau melihat area pertahanan lawan secara langsung.
  • Reverse Turn (Pivot Belakang): Gerakan memutar badan ke arah belakang. Teknik ini sangat efektif untuk melindungi bola dari lawan yang melakukan penjagaan ketat (press defense) dari depan.

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

Bagi pemula, melakukan pivot sering kali disertai dengan kesalahan yang tidak disadari. Beberapa kesalahan tersebut antara lain:

  • Mengangkat kaki poros sebelum bola dilepaskan saat hendak dribble.
  • Mengubah kaki poros (berganti-ganti kaki tumpuan) yang jelas merupakan pelanggaran.
  • Posisi badan terlalu tegak, sehingga mudah kehilangan keseimbangan saat didorong lawan.
  • Memegang bola terlalu jauh dari badan, sehingga mudah ditepis atau dicuri (steal) oleh lawan.

Dengan memahami bahwa pivot dalam permainan bola basket adalah kunci untuk mempertahankan penguasaan bola, pemain diharapkan dapat melatih gerakan ini secara rutin. Kombinasi antara kekuatan kaki, keseimbangan tubuh, dan pemahaman aturan akan membuat teknik pivot menjadi senjata ampuh dalam pertandingan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik