Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Drifter Muda Maliq Raih Juara Nasional Drifting Mobil, Ini Strateginya Raih Prestasi

Nike Amelia Sari
27/11/2025 19:47
Drifter Muda Maliq Raih Juara Nasional Drifting Mobil, Ini Strateginya Raih Prestasi
Drifter Maliq Abbyzandharu Kazuo raih juara Nasional New Gen 2025(Dok: Club Intertek Maliq Racing Team)

DUNIA drifting di Indonesia kini berkembang menjadi cabang olahraga otomotif profesional yang digemari, terutama di kalangan generasi muda pencinta adrenalin dan otomotif. Teknik mengemudi yang menuntut presisi, kontrol, serta kemampuan menjaga mobil tetap melayang dengan stabil membuat drifting memiliki pesona tersendiri, berbeda dengan balapan mobil konvensional. 

Salah satu anak muda yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di dunia drifting mobil ialah Maliq Abbyzandharu Kazuo. Pada gelaran Kejurnas Passion Drift Challenge 2025 yang berlangsung 22–23 November 2025 di Sentul Otopark, Bogor, Maliq tampil mengesankan di kategori New Gen. Ia membawa pulang tiga trofi sekaligus, termasuk titel paling bergengsi sebagai Juara Nasional New Gen 2025.

Pencapaian tersebut diraih setelah Maliq mengungguli para pesaingnya lewat total poin tertinggi dari tiga seri yang dijalani sepanjang musim. Sistem kompetisi menetapkan bahwa pembalap dengan akumulasi poin terbanyak berhak menyandang gelar juara nasional.

Selain itu, di seri pamungkas Round New Gen Class, Maliq kembali menunjukkan performa terbaiknya dengan meraih juara pertama pada seri ketiga tersebut. Ia juga dinobatkan sebagai Top Qualifier New Gen berkat nilai kualifikasi tertinggi yang memberinya posisi start terdepan. 

“Pesaing tertangguh Maliq dalam pertandingan ini adalah M. Aryasatya dengan posisi poin yang sangat dekat dan kunci untuk bisa berhasil menang tak lain berkat latihan yang intens dan konsisten dalam menyetir,” ujar Andre Irawan, Team Manager Club Intertek Maliq Racing Team, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Media Indonesia, Kamis (27/11).

Penilaian Passion Drift Awards menggabungkan performa sepanjang musim, evaluasi juri, serta partisipasi publik melalui voting. Dengan dominasi stabil di tiga seri yang digelar sepanjang 2025, Maliq berhak atas gelar juara nasional.

Persiapan

Dalam proses persiapannya, Maliq menjalani latihan intens baik dalam bentuk latihan langsung maupun menggunakan simulator. Ia menyeimbangkannya dengan aktivitas fisik seperti jogging dan latihan kebugaran. 

“Persiapan yang saya lakukan agar bisa tampil maksimal di Kejurnas Passion Drift Challenge 2025 antara lain persiapan skill dengan wajib berlatih secara intens selama satu bulan sebelum balapan dan termasuk juga latihan di simulator. Lalu, secara fisik saya melakukan olahraga jogging dan fitness ringan,” ungkap Maliq yang juga tergabung dalam band SMA Labschool Jakarta dengan posisi sebagai gitaris ini.

Faktor lain yang menunjang keberhasilannya adalah performa mobil dan ban yang mumpuni. Maliq mengandalkan BMW E36 1995 berkapasitas 3000 cc yang telah dimodifikasi sesuai regulasi kompetisi drift. Ban semi slick yang memberikan grip optimal di tiap tikungan makin memperkuat stabilitas mobilnya.

Sang ibu, Wida Yulianita, ikut bercerita tentang perjalanan Maliq. Ia mengungkapkan kekhawatirannya ketika sang anak mulai menggeluti drifting sejak usia 14 tahun, namun kini lebih tenang karena keamanan sudah terjamin. 

“Maliq mulai belajar menyetir dan hobi drifting di usia 14 tahun. Sebenarnya saya sempat merasa khawatir dan jujur sampai sekarang rasa itu masih muncul saat ia sedang balapan mobil. Namun, rasa ketakutan itu akhirnya jauh berkurang saat mengetahui anak kita sudah mendapatkan perlindungan dengan benar. Seperti saat bertanding dilengkapi helm SNI/FIA, wearpack & shoes sesuai standar, seatbelt harness, roll cage yang proper, dan mobil dicek mekanik," tuturnya. 

"Jadi, semua kebutuhan safety checklist terpenuhi dan di dalam mobil juga ada Alat Pemadam Api Ringan atau APAR. Lalu, cara paling ampuh dan menenangkan mengatasi ketakutan seorang ibu saat anak sedang balapan mobil adalah dilewat doa yang selalu saya panjatkan kepada Allah SWT agar putra saya dalam perlindungan-Nya," sambungnya.

Wida menambahkan bahwa dukungan terbesarnya diberikan melalui pendampingan, memastikan keamanan, serta memberi ruang bagi Maliq untuk berkembang selama ia tetap bertanggung jawab dan disiplin.

Target

Maliq pun menyampaikan target ke depannya di dunia drifting mobil. “Ke depannya di tahun mendatang, saya dan Intertek Maliq Racing Team akan fokus mempersiapkan diri menghadapi kelas Pro 2. Untuk bisa berhasil menyabet berbagai penghargaan di kelas Pro 2, persiapan utama yang dilakukan adalah upgrade mesin mobil," ujarnya.

"Yaitu melakukan modifikasi secara serius untuk menyesuaikan kebutuhan bersaing di kelas Pro 2 dan untuk skill saya akan ditingkatkan melalui latihan intens selama 2 bulan sebelum seri 1 2026 dimulai," sambungnya.

Sebagai drifter muda, Maliq dikenal cepat beradaptasi, meski secara emosional masih dalam tahap berkembang. Namun, menurut Team Manager Club Intertek Maliq Racing Team Andre, semangat dan keinginannya untuk meningkatkan kemampuan menjadi kunci utama. 

“Walaupun terkadang emosi masih naik turun belum stabil tak lain adalah karena faktor umur yang masih belia. Ia pun tertantang untuk menaklukkan para pesaingnya di tahun 2026 dan berlatih secara konsisten dan terus meningkatkan mental maupun fisik dengan sebaik-baiknya untuk bisa menjuarai kelas Pro 2 di ajang Kejurnas Passion Drift Challenge 2026,” tukas Andre.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik