Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pencak Silat Resmi Debut di Asian Youth Games 2025

Budi Ernanto
07/10/2025 11:47
Pencak Silat Resmi Debut di Asian Youth Games 2025
Ilustrasi.(ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA)

SEBANYAK 14 negara dipastikan akan berpartisipasi dalam cabang olahraga pencak silat yang untuk pertama kalinya dipertandingkan di Asian Youth Games (AYG) 2025 di Bahrain.

Seni bela diri tradisional asal Indonesia itu akan menjadi salah satu daya tarik utama dalam ajang olahraga remaja terbesar se-Asia tersebut.

Menurut laman resmi OCA (Olympic Council of Asia), Selasa, ke-14 negara yang terdaftar sebagai peserta yakni Bahrain (tuan rumah), Kamboja, Indonesia, India, Iran, Kazakhstan, Kirgistan, Malaysia, Pakistan, Filipina, Singapura, Thailand, Tajikistan, dan Uzbekistan.

Kompetisi ini diperuntukkan bagi atlet berusia 14–17 tahun, dengan tiga nomor yang akan dipertandingkan: putra 51–55 kilogram, putra 59–63 kilogram, dan putri 51–55 kilogram.

Keikutsertaan pencak silat dalam AYG 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi olahraga warisan budaya Indonesia, menandai semakin luasnya jangkauan pencak silat di kancah Asia.

Sesuai jadwal, pertandingan cabang pencak silat akan digelar lebih awal pada 19–20 Oktober, mendahului pembukaan resmi AYG 2025 yang akan berlangsung pada 22–31 Oktober di Bahrain.

Sebelumnya, Panitia Penyelenggara AYG 2025 memutuskan untuk menambah dua cabang baru—pencak silat dan kurash—ke dalam daftar resmi, sehingga total cabang yang dipertandingkan meningkat dari 24 menjadi 26 cabang olahraga.

Ketua Komite Eksekutif AYG 2025, Yusuf Duaij, mengumumkan penambahan cabang tersebut saat menerima kunjungan Pelatih Kepala Pencak Silat Indonesia, Teddy Suratmadji, bersama delegasi serta perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bahrain, di markas panitia yang berlokasi di kawasan Seef, Bahrain. (Ant/-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik