Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LIFTER Indonesia Natasya Beteyob memenangkan tiga medali, yang terdiri dari satu medali perak dan dua medali perunggu, di Kejuaraan Asia Angkat Besi di Tashkent, Uzbekistan, Senin (5/2).
Lifter putri yang turun di kelas 59 kilogram itu, saat turun di angkatan snatch, sempat mengalami kesulitan di angkatan pertama seberat 92 kilogram.
Namun, di angkatan kedua, lifter berusia 23 tahun itu sukses mengangkat angkatan seberat 93 kg. Di angkatan ketiga, Natasya menambah beban menjadi 96 kg.
Baca juga : Lifter Lisa Raema Rumbewas Tutup Usia
Angkatan seberat 96 kg itu memperbaiki rekor angkatan Natasya di Grand Prix II di Doha, Qatar, Desember lalu.
Namun, angkatan Natasya masih kalah dari catatan lifter Korea Utara Kim Il Gyong yang mencatatkan angkatan 103 kilogram di nomor snatch.
Di nomor clean and jerk, Natasya mengamankan angkatan 113 kg dan 116 kg di angkatan pertama dan keduanya. Namun, saat mencoba angkatan seberat 118 kg, Natasya gagal.
Baca juga : Rahmat Erwin Rebut Medali Perak IWF Grand Prix II 2023
Adapun Kim Il Gyong sukses menangkat angkatan 122 kg.
Karenanya, Natasya harus puas meraih perak di nomor snatch, perunggu di nomor clean and jerk, dan perunggu di total angkatan. (Ant/Z-1)
Baca juga : Lifter Nurul Akmal Harus Puas di Peringkat Empat, Nomor Satu Korsel
Pemusatan latihan cabang olahraga angkat besi di Mess Kwini, Jakarta.
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved