Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

PBSI Batal Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Turnamen Asia

Rifaldi Putra Irianto
14/9/2020 10:37
PBSI Batal Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Turnamen Asia
Laga ganda putra di Kejuaraan Indonesia Masters di Jakarta, Januari lalu.(MI/PIUS ERLANGGA)

SETELAH memutuskan mundur dari ajang bergengsi perebutan supremasi Piala Thomas dan Uber 2020, Indonesia juga membatalkan pengajuan diri sebagai tuan rumah turnamen bulu tangkis seri Asia.

Badminton World Federation (BWF), awalnya, mempertimbangkan Indonesia untuk menjadi tuan rumah tiga turnamen bergengsi yaitu Asia Open I dan Asia Open II yang keduanya masuk kategori BWF World Tour Super 1000, serta BWF World Tour Finals 2020.

Akan tetapi, wabah covid-19 yang masih belum mereda di Indonesia, khususnya DKI Jakarta yang akan menjadi tempat penyelenggaraan ketiga turnamen ini, membuat Indonesia mundur sebagai tuan rumah demi kesehatan dan keselamatan bersama.

Baca juga: Piala Thomas-Uber Diharapkan Ditunda

"Selain karena kondisi covid-19 di Indonesia, banyak calon negara peserta yang menolak datang ke Indonesia, banyak juga negara yang sudah melarang warganya untuk bepergian ke Indonesia," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, Minggu (13/9).

"Melihat reaksi dari calon negara peserta, BWF kelihatannya akan menarik penawarannya dari Indonesia sebagai tuan rumah turnamen seri Asia. Karena itu, kami mengambil sikap segera membatalkan rencana jadi tuan rumah," lanjut Budiharto

Disebutnya, PBSI juga telah menulis surat resmi kepada Menpora Zainudin Amali mengenai hal itu sekaligus membatalkan reservasi gedung yang dipesan untuk penyelenggaraan turnamen.

Sebelumnya, BWF merilis sejumlah turnamen yang akan berlangsung di akhir 2020, di antaranya Piala Thomas & Uber 2020 (3-11 Oktober), serta turnamen seri Eropa yang terdiri dari Denmark Open I 2020 (13-18 Oktober) dan Denmark Open II (20-25 Oktober).

"Seandainya Piala Thomas dan Uber 2020 batal diselenggarakan karena banyak negara yang mundur, termasuk sepertinya tim-tim unggulan juga akan mundur, kemungkinan besar turnamen seri Eropa dan Asia juga bisa batal. Tidak akan ada turnamen sampai akhir 2020. Pernah ada usulan bahwa Piala Thomas dan Uber dimundurkan ke Februari 2021, tapi kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari BWF," tutur Budiharto. (badmintonindonesia.org/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya