Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH bulu tangkis tunggal putra Indonesia Hendri Saputra menilai pensiunnya Lin Dan tidak berpengaruh signifikan terhadap persaingan tunggal putra di berbagai kejuaraan tepok bulu dunia.
"Menurut saya, pengaruhnya tidak terlalu terasa. Dia memang bagus tapi tidak seperti dulu lagi," kata Hendri saat dihubungi pewarta di Jakarta, Minggu (5/7).
Menurutnya, meski tidak ada lagi Lin Dan, peta kekuatan bulu tangkis di sektor tunggal putra tidak akan ada yang berubah.
Baca juga: Persaingan Sengit di Liga PB Djarum 2020
Para pebulu tangkis papan atas dunia lainnya dinilai masih akan tetap merepotkan dua pemain andalan Indonesia, yaitu Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.
Hendri menambahkan sudah sewajarnya Lin Dan memutuskan pensiun di usianya yang menginjak 37 tahun. Apalagi performanya kini juga kian
menurun.
Pada Olimpiade 2016 Rio misalnya, ia gagal meraih medali emas ketiganya setelah kalah dari Lee Chong Wei di semifinal.
Lin Dan juga harus merelakan medali perunggu direbut pemain Denmark Viktor Axelsen. Bahkan pada kejuaraan All England 2020, capaian Lin bisa dibilang jeblok karena hanya mampu menembus 16 besar.
Alhasil, peringkatnya pun kian tergeser. Sebelum pensiun, Lin Dan menempati urutan ke-19 rangking BWF dan peluang untuk bisa tampil di
Olimpiade Tokyo tahun depan pun tipis.
"Memang sayang sih Lin Dan harus pensiun. Tapi semua ada waktunya masing-masing. Mungkin Lin Dan berpikir kondisi ini lebih baik (untuk
pensiun)," tutur Hendri.
Hendri menilai Lin Dan merupakan pemain yang bagus di masanya dan sempat beberapa kali unggul saat berhadapan dengan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.
Berdasarkan catatan pertemuan mereka, Lin Dan unggul 3-2 saat bertemu Anthony, dan menang 4-3 ketika melawan Jonatan.
Lin Dan, Sabtu (4/7), mengumumkan ia memutuskan gantung raket di usianya yang 37 tahun.
Selama berkarier di bulu tangkis profesional, Lin sudah mengantongi dua gelar tunggal putra Olimpiade yang ia raih di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012.
Ia juga telah meraih semua gelar turnamen utama bulu tangkis, termasuk lima medali emas kejuaraan dunia serta enam gelar All England.
Pemain kidal itu juga mempersembahkan enam gelar juara beregu putra Piala Thomas dan lima gelar beregu campuran Piala Sudirman. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved