Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kevin/Marcus Nikmati Tekanan

MI
18/6/2020 04:20
Kevin/Marcus Nikmati Tekanan
Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo(ANTARA)

PASANGAN ganda putra terbaik Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mengaku selalu diberi target tertinggi dalam setiap turnamen yang diikuti.

Menyandang predikat ganda putra terbaik dunia cabang tepok bulu angsa, Kevin/Marcus tahun ini ditarget untuk meraih lima gelar di turnamen level Super 500 hingga Super 1000. Pasangan berjuluk Minions itu juga menjadi andalan Indonesia mempertahankan tradisi  emas Olimpiade.

Marcus mengaku, semakin tinggi prestasi yang dicapai seorang atlet, tekanan akan makin besar. Pasalnya, ekspektasi terhadap mereka akan makin besar.

“Tekanan itu pasti banyak, apalagi makin ke atas, makin banyak pressure,” kata Marcus dalam keterangan resmi PBSI, kemarin.

Kevin/Marcus telah mengoleksi banyak gelar juara turnamen bulu tangkis di berbagai belahan dunia dan bertengger di peringkat satu BWF. Namun, kata Marcus, apa yang mereka raih bukanlah pekerjaan mudah dan butuh kerja keras untuk mencapainya.

“Kalau pergi (bertanding) pasti targetnya juara. Kalau sampai final saja dibilang gagal. Pasti ada pressure. Tapi, karena memang ini hobi dan pekerjaan kami, ya dinikmati saja,” kata Marcus.

Bertaburan gelar juara tak membuat Kevin/Marcus lepas dari tekanan, apalagi besarnya ekspektasi banyak orang terhadap mereka untuk meraih gelar. “Ekspektasi orang kan tinggi, apa lagi di pertandingan penting. Kalau kalah pasti sedih, yang dilakukan ya harus latihan lebih keras lagi,” kata Kevin.

“Kami enggak mau mikir beban, kalau sudah main, fokus di permainannya saja. Kecuali sebelum main, memang (merasa) tekanan itu ada,” tambahnya.

Di bagian lain, Kevin/Marcus juga punya musuh bebuyutan yang sulit mereka taklukkan. Sempat merasakan perlawanan sengit dari ganda putra Tiongkok, Han Chen Kai/Zhou Hao Dong, serta Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae dari Korea. Namun, dua ganda itu akhirnya bisa mereka atasi.

Catatan kurang apik, yakni selalu takluk dari Hiroyuki Endo/ Yuta Watanabe dari Jepang di enam bentrok terakhir. Meski dua pertemuan pertama dimenangi Kevin/Marcus.

“Kami harus ganti lagi cara mainnya,” beber Marcus, yang beralasan permainan mereka pasti sudah dipelajari lawan. (Mal/R-2) 
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya