Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Atlet Khawatir meski Bisa Bertanding

MI
16/6/2020 03:15
Atlet Khawatir meski Bisa Bertanding
Marcus Ferlandi Gideon(ANTARA)

SEJUMLAH atlet tetap merasa khawatir dengan wabah virus korona (covid-19) meski mereka bisa kembali berkompetisi dalam waktu dekat. Sebut saja Marcus Ferlandi Gideon yang biasanya selalu ikut turnmen bulu tangkis di berbagai negara.

“Rasa khawatir pasti ada, kami kan perginya jauh-jauh. Di pesawat rentan, tapi mau bagaimana kan memang kerjaan kami seperti ini. Kalau tidak ikut turnamen, nanti rangkingnya turun dan didenda,” kata Marcus Fernaldi Gideon, kemarin.

Pemain spesialis ganda putra itu pun menyarankan agar penyelenggaraan turnamen ditunda jika lokasi tempat pertandingan digelar masih dilanda covid-19. Hal yang sama juga dituturkan asisten pelatih ganda campuran Nova Widianto.

Menurutnya, atlet memang membutuhkan turnamen sebagai ajang latih tanding setelah kompetisi ditunda. “Kalau belum terlalu aman, sebaiknya jangan dipaksakan, tapi melihat dari sisi atlet-atlet sih, memang mereka perlu bertanding. Kalau rangking untuk Olimpiade, baru mulai dihitung di Jerman Terbuka 2021 nanti, tapi (turnamen) di awal 2021 juga perlu untuk seeded mereka,” ujar Nova.

Ganda campuran bersama dengan nomor ganda putra menjadi salah satu nomor andalan Indonesia di Olimpiade. Marcus dan pasangannya, Kevin Sanjaya Suka muljo, membidik medali emas di Olimpiade 2020 yang akan diselenggarakan tahun depan.

Begitu pula dengan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang kini menduduki peringkat empat dunia. Praveen/Melati mengaku tak sabar untuk kembali ke arena pertandingan. Namun, mereka sadar bahwa pandemi covid-19 akan membawa banyak perubahan dari sisi penyelenggaraan  turnamen.

Mereka berharap turnamen dapat berlangsung, tapi kesehatan para peserta juga menjadi prioritas utama. Negara-negara penyelenggara hingga saat ini masih mengatur teknis penyelenggaraan turnamen dan protokol kesehatan yang mesti diterapkan.

Dalam pengumuman terbarunya, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengungkapkan turnamen akan dimulai beberapa bulan ke depan. Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund mengatakan pihaknya masih terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam
penyelenggaraan turnamen yang aman. (Mal/PBSI/R-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya