Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) DKI Jakarta, Djamhuron P Wibowo mengatakan jika PON XX/2020 Papua ditunda sebenarnya ada keuntungan untuk para atlet. Sebab dengan begitu waktu persiapan mereka menjadi lebih lama dan mereka pun menjadi lebih siap berlaga.
“Untungnya jika ditunda dalam menyiapkan atlet bisa optimal. Covid-19 tidak bisa diprediksi sampai kapan. Jika dipaksakan memang atlet tidak bisa maksimal,” kata Djamhuron saat dihubungi, Selasa (14/4).
Baca juga: Arena PON Papua Ditarget Rampung Juli 2020
Dia mengaku saat ini persiapan atlet DKI terganggu karena pandemi covid-19. Kondisi itu membuat persiapan atlet untuk meraih prestasi tidak optimal.
“Saat ini mereka latihan mandiri di rumah masing-masing, ada juga yang di GOR yang bisa digunakan,” kata dia.
Pun demikian, Djamhuron mengatakan, penundaan PON Papua bisa menimbulkan persoalan membengkaknya anggaran.
“Ruginya anggaran kita terbuang. Penundaan itu berdampak ada pembiayaan yang bertambah. Pemerintah mungkin punya pertimbangan untuk menentukan nasib PON ini,” jelasnya.
Hal yang sama diungkapkan Ketua Umum KONI Daerah Istimewa Yogyakarta, Djoko Pekik. Menurutnya, jika PON diundur terlalu lama hingga Oktober 2021 menambah berat beban APBD untuk persiapan atlet melakukan pemusatan latihan daerah (pelatda).
“Kami menyarankan mundurnya tidak terlalu lama, kami usulkan sekitar Akhir Maret atau awal April (2021). Pertimbanganya jika mundur hingga Oktober 2021 maka akan menambah berat anggaran Daerah APBD untuk pelatda,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam rapat bersama Komisi X DPR RI, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengatakan telah menyiapkan opsi jika PON Papua ditunda tahun depan.
Menpora mengusulkan agar PON Papua digelar pada Oktober 2021 mendatang. Opsi itu telah disesuaikan dengan jadwal multievent nasional maupun internasional seperti Sea Games dan Olimpiade Tokyo. (Mal/A-1)
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur mengucurkan bonus mencapai Rp80,7 miliar bagi para atlet, pelatih, dan ofisial kontingen PON XXI Aceh-Sumut 2024 serta Peparnas XVII Solo 2024.
PON Bela Diri menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet berjenjang di Indonesia.
Tarung derajat diikuti oleh 22 provinsi dengan total mencapai 300 peserta, termasuk ofisial.
PON Bela Diri akan diikuti oleh 2.656 atlet dari 38 provinsi.
Menpora Dito Ariotedjo secara khusus memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada NTB.
Dengan adanya sinergi antar level pemerintahan dan dukungan anggaran yang berkesinambungan, maka diharapkan dapat melahirkan atlet tangguh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved