Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
GRAND Prix Formula 1 di Bahrain 2020 pada 20-22 Maret akan digelar tanpa penonton.
Kebijakan tersebut dikeluarkan guna mengantisipasi wabah Korona. Panitia penyelenggara mengatakan bahwa perlombaan hanya akan dibuka untuk tim balapan dan panitia lomba.
"Hal ini dilakukan demi menyeimbangkan kesejahteraan situasi pendukung dan tim balapan adalah tanggung jawab kami," ujar panitia penyelenggara dalam pernyataannya.
"Mengingat penyebaran berkelanjutan Covid-19 secara global, mengadakan acara olahraga yang terbuka untuk umum dan memungkinkan ribuan pelancong internasional dan penggemar lokal untuk berinteraksi dalam jarak dekat, bukanlah hal yang telat untuk dilakukan saat ini," tambahnya.
Baca juga: FIA Bertemu Tiap Dua Hari Bahas Virus Korona
Untuk memastikan para penggemar F1 tetap bisa dinikmati, panitia penyelenggara memastikan balapan tetap disiarkan secara langsung.
GP Bahrain menjadi balapan pertama Formula 1 yang digelar tanpa penonton. Keputusan Bahrain tak terlalu mengejutkan, mengingat adanya penyebaran virus korona di Bahrain yang cukup mengkhawatirkan.
Hingga saat ini, tercatat ada 83 orang yang terjangkit virus korona di Bahrain.
GP Bahrain 2020 sendiri merupakan seri kedua dari Formula 1 2020. Seri pertama akan berlangsung tetap berlangsung di Australia pada 13 sampai 15 Maret mendatang. (bbc/OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved