Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TURNAMEN bulu tangkis tertua di dunia, All England bakal digelar sesuai jadwal pada 11-15 Maret setelah sempat dikhawatirkan bakal batal karena ancaman virus korona baru (Covid-19).
Kepala Eksekutif Badminton Inggris, Adrian Christy, mengatakan setelah pihak penyelanggara memantau situasi hingga beberapa hari jelang turnamen, All England diputuskan digelar sesuai jadwal.
Baca juga: Praveen/Melati Dinilai Berpeluang Juarai All England
"Asosiasi Badminton Inggris terus memantau situasi terkait Covid-19 namun berdasarkan rekomendasi pemerintah terkini, All England akan tetap digelar di Birmingham Arena, pada 11-15 Maret sesuai rencana," kata Adrian dilansir dari situs resmi BWF, Rabu (4/3).
Adrian mengatakan pihaknya akan mengambil semua langkah yang dianggap bisa meminimalisir penyebaran Covid-19.
"Kami juga akan terus menerapkan sejumlah langkah untuk meminimalisir potensi risiko penularan virus pada pemain, official, volunteers, dan penonton yang akan hadir dalam turnamen," kata Adrian.
Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam All England 2020 akan menjadi prioritas panitia.
Tahun ini, Indonesia mengirim 15 wakil pada turnamen All England. Indonesia menurunkan masing-masing empat wakil di sektor ganda putra, tunggal putra, dan ganda campuran.
Sementara itu, ganda putri mengirimkan dua wakil, sedangkan Gregoria Mariska Tunjung menjadi satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putri.
Baca juga: Thiem Sukses Gusur Federer dari Peringkat Tiga Dunia
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mengatakan akan memperbaiki capaian dari All England tahun lalu. Pemain peringkat tiga dunia itu harus terhenti di babak pertama pada All England tahun lalu.
"Target dari pelatih tidak ada. Tapi saya ingin lebih baik dari tahun lalu," kata Ginting. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved