Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PETARUNG asal Irlandia, Conor McGregor, akan menunjukkan bahwa dirinya masih layak tampil di oktagon, arena MMA, saat menghadapi petarung Amerika Serikat, Donald Cerrone, dalam UFC 246, akhir pekan ini. Petarung berusia 31 tahun itu ingin membuktikan mampu bangkit setelah menelan kekalahan di penampilan terakhir.
"Saya dalam kondisi bagus. Saya siap untuk pertarungan ini," tegasnya, kemarin.
"Saya masih berjiwa muda dan ingin mencapai bintang. Saya akan mengingatkan semua orang akan kemampuan saya," imbuhnya.
Dalam pertarungan terakhirnya di MMA, MrGregor harus mengakui keunggulan petarungan Rusia, Khabib Nurmagomedov, pada November 2018. Petarungan tersebut berakhir dengan kericuhan pendukung kedua petarung. "Cerone merupakan petarung yang saya hormati. Saya memprediksi pertarungan ini akan berakhir dengan KO," tegasnya. (BBC/R-1)
Conor McGregor belum pernah lagi merasakan atmosfer kompetisi sejak mengalami patah kaki pada ronde pertama dalam laga triloginya melawan Dustin Poirier, 2021 silam.
Karier Conor McGregor sempat berada di titik nadir setelah ia mengalami cedera patah kaki yang mengerikan saat menghadapi Dustin Poirier di ajang UFC 264 pada 2021 silam.
Mantan juara dunia kelas bulu dan ringan UFC, Conor McGregor, menerima sanksi larangan bertanding selama 18 bulan akibat pelanggaran aturan antidoping.
Diaz dan McGregor pernah berduel dua kali pada 2016.
Taoiseach Irlandia, Micheál Martin, kritik pernyataan anti-imigrasi Conor McGregor saat mengunjungi Gedung Putih sebelum pertemuan Hari St. Patrick dengan Donald Trump.
Dengan meningkatnya UFC secara langsung berdampak kepada penghasilan para petarung yang berkarir disana, siapa saja para petarung yang mendapatkan bayaran yang tertinggi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved