Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Shesar Sukses Manfaatkan Peluang

Despian Nurhidayat [email protected]
02/8/2019 05:20
 Shesar Sukses Manfaatkan Peluang
Pebulu tangkis tunggal putra tim Djarum Kudus Shesar Hiren Rhustavito(PBSI)

PEMAIN Tunggal Indonesia Shesar Hiren Rhustavito, kemarin, berhasil melaju ke babak perempat final Thailand Terbuka 2019. Tiket masuk fase delapan besar dia genggam setelah secara mengejutkan menang dari Lin Dan, pemain tunggal putra senior asal Tiongkok, dengan skor 12-21, 21-15, dan 21-10.

Menurut Shesar, dirinya mampu memanfaatkan peluang sehingga bisa menyingkirkan lawannya. "Waktu saya lihat dia nggak enak mainnya itu, ya saya lanjutkan saja pola main itu sampai akhir game kedua. Di game ketiga saya coba lebih unggul di kecepatan, tapi nggak mau buru-buru mematikan, lebih sabar. Waktu interval saya unggul jauh, jadi makin dapat feel-nya, saya lebih yakin untuk menang," kata Shesar.

Dikatakan Shesar, dia juga mengambil keuntungan dari tidak mudanya lagi Lin Dan. Shesar mengungkapkan stamina Lin Dan yang sudah berusia 35 tahun, dinilainya berkurang di gim ketiga. Namun, Lin Dan dikatakan Shesar tetap menunjukkan permainan yang berkelas meski sudah berusia 10 tahun lebih tua darinya. "Saya sudah menyangka pasti berat melawan dia, sekarang bisa menang ya senang karena dia pemain idola saya selain Taufik Hidayat," ungkap Shesar.

Mulai hari ini, Indonesia hanya bisa berharap gelar juara dari Shesar karena Tommy Sugiarto kalah dari Lee Zii Jia, wakil Malaysia. Menang dari Tommy membuat Zii Jia menjadi lawan Shesar selanjutnya. "Ketemu Lee sudah tiga kali, di pertemuan terakhir saya kalah, nanti saya pelajari lagi video pertandingan dan main maksimal dulu, jangan pikir menang-kalah dulu," ucap Shesar.

Di sektor tunggal putri, Fitriani bernasib sama dengan Shesar. Dia juga menjadi satu-satunya asa Indonesia di tunggal putri. Fitriani akan berhadapan dengan lawan asal Jepang Sayaka Takahashi. "Alhamdulillah bisa masuk delapan besar. Pastinya senang karena ini kali pertama masuk perempat final di turnamen Super 500. Saya akan bermain lebih maksimal," ujar Fitriani.

Masih mulus

Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo juga memasuki perempat final setelah menumbangkan wakil Tiongkok, Zhang Nan/Ou Xuan Yi, dengan skor 16-21, 21-13, dan 21-14.

Pertandingan yang mereka jalani itu jadi laga ulangan perempat final Indonesia Terbuka 2019 yang digelar bulan lalu. Tapi, kala itu Marcus/Kevin menang mudah dengan skor 21-12 dan 21-16. "Sebetulnya permainan lawan kurang lebih sama saja dengan di Indonesia Terbuka. Mungkin kali ini kaminya yang enggak langsung in, enggak siap, dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Tadi tempo mainnya juga masih terlalu pelan," kata Kevin.

Selain Marcus/Kevin, sudah tidak ada lagi andalan Indonesia di nomor ganda putra. Begitu juga Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang sendiri di sektor ganda putri. Mereka lolos dari babak kedua seusai menyingkirkan pasangan asal Perancis, Delphine Delrue/Lea Palermo, dengan skor 22-20 dan 21-19.

Sementara di ganda campuran, seluruh wakil Indonesia, kemarin, kandas di babak kedua. (BadmintonIndonesia/Des/*/R-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya