Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH cukup kecewa dengan hasil di Indonesia Terbuka 2019, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil pertahankan asa di 'Negeri Sakura' dengan melaju ke babak perempat final Jepang Terbuka 2019 BWF World Tour Super 750.
Greysia/Apriyani sukses menghentikan laju pasangan Tiongkok Dong Wen Jing/Feng Xue Ying dengan skor 21-17 dan 21-17.
Pada pertandingan Indonesia Terbuka 2019, pasangan Greysia/Apriyani hanya berhasil melaju ke babak kedua saja setelah kandas dari pasangan Korea, Kim So Yeong/Kong Hee Yong.
Seakan membalaskan dendam, keduanya tampil cukup konsisten di pertandingan babak kedua Jepang Terbuka 2019.
Bahkan, saat keduanya unggul jauh 18-13, lawan mereka sempat mendekat menjadi 16-19. Akan tetapi, Greysia/Apriyani berusaha tetap fokus untuk mendapat satu demi satu poin.
"Kami mau fokus terus menerus, walau sudah unggul tapi kami tidak mau lengah sebelum dapat angka 21 dan game. Tadi hal ini yang paling kami utamakan di lapangan," ungkap Greysia usai pertandingan dilansir dari siaran pers PBSI.
Baca juga: Kalahkan Duet Tiongkok, Greysia/Apriyani ke Perempat Final
Apriyani pun menambahkan sebenarnya lawan mereka patut diwaspadai. Dia merasa pasangan Dong/Feng memiliki kekuatan dan pertahanan yang baik.
"Pasangan Tiongkok ini harus diwaspadai, kami kalau lawan siapa pun harus waspada, mau yang rangkingnya lebih tinggi dari kami atau lebih rendah. Lawan punya power yang kuat, defense-nya juga ngatur banget, ada pola mainnya," tambah Apriyani.
Selanjutnya, Greysia/Apriyani akan melawan pasangan berat lainnya di babak perempat final. Pasangan rangking lima dunia itu akan bertemu dengan Chen Qingchen/Jia Yifan dari Tiongkok, atau Kim So Yeong/Kong Hee Yong yang memutuskan harapan mereka dalam pertemuan terakhir di Indonesia.
"Pasangan Korea, mereka sedang percaya diri karena menang dari kami sebelumnya di Istora. Tipe main Korea itu banyak serangan, banyak smash keras. Kalau Tiongkok lebih kami waspadai main cepatnya, mereka main cepat tapi antisipasinya bagus juga," ungkap Apriyani.
Greysia pun menambahkan bahwa untuk menghadapi pasangan Tiongkok, mereka harus membangun rasa percaya diri mereka. Itu merupakan hal terpenting yang digarisbawahi oleh Greysia.
"Kalau ketemu pasangan Tiongkok, kami mau siapkan rasa percaya diri kami, harus kembalikan pede-nya karena kami mau revans. Lebih ke pede-nya dulu, kalau strategi bisa kami diskusikan nanti sama pelatih," pungkas Greysia. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved