Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis legendaris Malaysia, Lee Chong Wei akhirnya merespons spekulasi masa depannya. Mantan pebulu tangkis nomor satu dunia itu secara resmi mengumumkan gantung raket.
“Saya berada di sini untuk mengumumkan pensiun setelah bersama-sama BAM selama 19 tahun. Ini keputusan yang sulit. Saya mengambil keputusan ini setelah menjalani observasi terakhir di Jepang,” kata Datuk Lee Chong Wei dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, Kamis (13/6).
Dia menyebut kesehatan sebagai alasan utama untuk mengakhiri kariernya. Pebulu tangkis 36 tahun itu didiagnosis mengidap kanker pada Juli 2018. Setelah menjalani serangkaian penanganan di Taiwan, dia sempat berkukuh untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020.
Namun, dari hasil konsultasi dengan tim medis di Jepang, kondisi sang Datuk dinyatakan tidak mendukung.
“Beberapa bulan lalu, kalian semua tahu saya menderita kanker. Saya sudah berjuang. Saya pikir saya bisa mencoba sekali lagi. Namun, dokter kemudian berkata bahwa saya mungkin menghadapi risiko kumat jika terus berlatih,” tutur pemilik 47 gelar BWF itu.
Selanjutnya, ayah dua anak itu mengaku akan lebih banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga. Peraih tiga medali perak Olimpiade itu berencana akan mengajak istrinya yang juga mantan bintang bulu tangkis Malaysia, Wong Mew Choo, untuk berbulan madu.
“Setelah ini saya akan menyi-bukkan diri dengan dua anak saya, Kingston dan Terrence. Saya akan memandikan mereka, memberi makan mereka, dan mengajarkan mereka bulu tangkis,” ujarnya.
Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) mengaku menerima permintaan pensiun sang legenda.
Presiden BAM Norza Zakaria menyebut, meski sedih harus kehilangan sang legenda, mereka mendukung semua keputusan Lee.
“Ini hari yang menyedihkan. Lee adalah seorang legenda dan sangat diandalkan. Kami menerima keputusannya,” kata Norza.
Pada masa jayanya, Lee Chong Wei merupakan salah satu pemain dalam daftar big four bersama Taufik Hidayat (Indonesia), Peter Gade (Denmark), dan Lin Dan (Tiongkok). Dengan pensiunnya Chong Wei, tinggal Lin Dan seorang yang masih aktif bermain.
Keputusan terbaik
Pelatih Lee Chong Wei, Hendrawan, menilai keputusan anak didiknya untuk pensiun itu merupakan keputusan yang terbaik.
“Mungkin keputusan Chong Wei mundur itu sangat berat, namun itu keputusan yang terbaik karena faktor kesehatan,” ujar pelatih asal Indonesia yang menangani Lee Chong Wei sejak 2015 itu.
“Ini dilema, di satu sisi Chong Wei dikejar waktu untuk Olimpiade. Kedua, jika ingin mengembalikan performa untuk bersaing di level top dunia, harus kerja keras, (tetapi) dokternya enggak mengizinkan. Jadi memang sedih, tapi ini yang terbaik.”
Hal serupa dikatakan le-genda bulu tangkis Indonesia Hariyanto Arbi. Ia menyebut keputusan itu harus dibuat Lee. “Keputusan ini memang berat, namun pasti yang terbaik untuk dia.” (Ant/Opn/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved