Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

PB Djarum: Talenta Banyak tapi Mentalitas Kuat Jarang

Cahya Mulyana
28/4/2019 21:30
PB Djarum: Talenta Banyak tapi Mentalitas Kuat Jarang
Sistem pertandingan full games alias poin 21 atau sampai dengan selesai, diterapkan pada babak awal yang dipantau oleh para pelatih(MI/Rudi Kurniawansyah )

INDONESIA kaya akan talenta bulu tangkis. Puluhan atlet berhasil menyabet banyak gelar mulai di ajang tingkat daerah hingga olimpiade. Namun itu tidak cukup karena butuh regenerasi yang hambatannya adalah kurangnya atlet yang memiliki kekuatan mental dan karakter pejuang.

"Secara teknik Indonesia luar biasa, tapi yang harus didik dari talenta kita adalah mental dan karakter. Jangan sampai gangguan kecil itu mengganggu karier ke depan. Banyak yang bertalenta bagus namun tersungkur akibat kedua penyebab itu," terang Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin dalam acara peluncuran buku bertajuk Perjalanan Emas Bulutangkis, yang termasuk dalam rangkaian acara perayaan ulang tahun ke 50 PB Djarum, di kantor PB Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (28/4).

Dalam perayaan tersebut, sejumlah atlet muda sampai legenda hadir dan menambah semarak acara yang juga diisi peluncuran 4 buah buku. Para atlet dan legenda bulu tangkis yang hadir di antaranya Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Alan Budikusuma, Hendrawan, Richard Mainaky, Sigit Budiarto, Susy Susanti, Vita Marissa, Eng Hian, Hariyanto Arbi, Ivanna Lie dan Christian Hadinata. Hadir pula perwakilan dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan jajaran pengurus PB Djarum.

Baca juga : Wadahi Hobi Karyawan, Kini Lahirkan Banyak Atlet

Menurut Yoppi, PB Djarum akan berkonsentrasi dalam membangun karakter dan mental yang mumpuni pada diri para atlet binaan agar mereka bisa meraih banyak prestasi. Di usia ke-50, klub yang banyak mencetak atlet ini akan terus berusaha menumbuhkembangkan bulu tangkis sebagai cabang olahraga unggulan bagi Indonesia.

"Kita akan terus memperbaiki ekosistem bulu tangkis, semua elemennya supaya naik levelnya. Itu mulai pelatih, atlet dan yang terkait lainnya supaya kita prestasi tumbuh subur," pungkasnya. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya