Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, telah mengoleksi dua gelar selama 2019.
Ganda putra terbaik Indonesia itu merebut gelar Indonesia Master 2019 dan Malaysia Master 2019. Sayangnya, pada turnamen bergengsi All England 2019, pasangan yang dijuluki the Minions itu gagal mempertahankan gelar.
Tak hanya itu, pada turnamen Malaysia Terbuka 2019, Kevin/Marcus hanya sampai babak perempat final.
Dengan dua kegagalan meraih gelar di dua turnamen tersebut, pasangan yang tahun lalu meraih sembilan gelar plus medali emas Asian Games 2019 itu diharapkan bisa menunjukkan kebangkit-an.
Mereka diharapkan bisa menorehkan prestasi seperti tahun lalu.
Pada babak pertama Singapura Terbuka 2019 yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium kemarin, the Minions harus bertemu dengan rekan satu pelatnas, Berry Angriawan/Hardianto. Dalam ‘perang suadara’ tersebut, Kevin/Marcus melaju ke babak kedua setelah menang dengan skor akhir 21-18, 13-21, dan 21-16.
“Kami sudah sering latihan bersama, sudah tahu satu sama lain. Mereka juga bukan pemain yang enggak bagus. Permainan mereka juga tenang dan mengontrol ritme di lapangan,” kata Kevin seusai bertanding.
Kendati sering berlatih bersama, laga kali ini tercatat sebagai pertemuan pertama mereka di sebuah turnamen.
“Teman sendiri kelebihannya pasti sudah lebih ngerti. Kami latihan bareng, jadi sudah sama-sama tahu. Jadinya agak susah juga buat menghadapinya,” sambung Marcus.
Pada babak kedua hari ini, Kevin/Marcus akan menghadapi pasangan Tiongkok He Jiting/Tan Qiang. Dalam tiga kali pertemuan, pasangan Indonesia itu selalu mengalahkan pasangan He/Tan.
“Buat besok (hari ini) jangan banyak mati sendiri, sabar. Yang penting bolanya safe dan bagus kualitasnya,” pungkas Marcus.
“Setiap pertandingan pastinya ingin juara. Tapi kami enggak mau mikir terlalu jauh juga. Yang penting kami bisa menikmati setiap match-nya,” kata Kevin mengenai target mereka.
Kemenangan juga dipetik pasangan putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang juga juara bertahan tahun lalu. Pada laga pembuka, Hendra/Ahsan mengalahkan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso dengan skor 21-15 dan 21-19.
Tunggal putra berguguran
Dua pemain tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito dan Ihsan Maulana Mustofa, terpaksa harus angkat koper lebih awal. Kedua pemain pelatnas itu gagal masuk babak utama.
Pada babak kedua kualifikasi, Shesar dikalahkan pemain Thailand Tanongsak Saensomboonsuk dengan 21-10, 16-21, dan 13-21. Adapun Ihsan justru telah tersingkir di babak pertama kualifikasi setelah dikalahkan pemain Thailand Sitthikom Thammasin dengan skor 21-14 dan 21-10.
“Di gim kedua lawan mengubah pola main, dan saya tidak bisa keluar dari tekanannya,” aku Shesar seusai pertandingan. (Opn/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved