Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Rionny Siap Merevolusi Disiplin para Pemain Putri

MI
17/3/2019 09:20
Rionny Siap Merevolusi Disiplin para Pemain Putri
(Dok. PBSI)

RIONNY Frederik Lambertus Maina­ky mengaku akan berusaha sebaik-baiknya untuk mengangkat kembali prestasi para pebulu tangkis putri Indonesia.

Untuk itu, yang pertama-tama dilakukannya ialah membenahi masalah disiplin para pebulu tangkis pelatnas.

Menurutnya, belajar dari pengalaman dia selama melatih di Jepang, disiplin memang menjadi salah satu penentu kesuksesan para pemain ‘Negeri Matahari Terbit’ itu dalam beberapa tahun terakhir. Itu sebabnya, sebisa mungkin tunggal putri harus lebih rajin daripada pemain Jepang. Selanjutnya ialah stamina.

“Kalau skill sih sudah baik, tinggal taktik bertanding dan daya juang yang pantang menyerah seperti Ibu Susy (Susanti),” tutur Rionny yang baru resmi diangkat sebagai pelatih tim tunggal putri pelatnas PBSI.

Dia menjelaskan, banyak hal positif yang bisa ditiru tunggal putri Indonesia dari Jepang, khususnya pemain tunggal putri seperti Nozomi Okuhara dan Akane Yamaguchi.

Mereka diakui Rionny sangat disiplin dan telaten.

Semua menu latihan dilakukan dengan serius, tidak manja, dan tidak sombong.

“Mereka punya karakter atlet yang bisa dibilang hampir sempurna. Nah, itu patut untuk ditiru.”

Dia menilai, para pemain Indonesia sebenarnya sudah rajin, tinggal dibiasakan sabar, konsentrasinya bisa lebih lama, dan tidak mau menyerah walaupun sesulit apa pun di lapangan.

“Yang pertama, para pemain harus rajin dan disiplin. Latihan dan istirahat harus teratur. Olimpiade sudah di ambang pintu, di depan mata.”

Rionny menambahkan, saat menjadi pelatih di pelatnas PBSI ia punya kemauan dan sudah dibuktikan meraih medali emas ganda putra di Olimpiade Beijing 2008 lewat pasangan Markis Kido/Hendra Setia­wan.­

Sementara itu, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal melanjutkan kiprahnya di turnamen Swiss Terbuka 2019. Ia harus mengakui keunggulan pebulu tangkis Tiongkok, Shi Yuqi, dengan skor 9-21, 17-21, tadi malam.

Sebelumnya, Anthony sukses melaju ke semifinal setelah mengalahkan legenda Tiongkok, Lin Dan, dengan skor 14-21, 21-8, dan 21-11.

“Saya masih harus banyak belajar lagi mengontrol permainan saya. Seperti harus lebih sabar dan ­jangan terburu-buru,” ujar Anthony. (Opn/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya