Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putra Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan mengaku tidak ingin lengah di ajang Swiss Terbuja meski sudah merebut gelar juara All England 2019 pekan lalu.
Pada pertandingan babak pertama di turnamen tingkat Super 300, lebih rendah dari All England yang merupakan turnamen level Super 1000, Hendra-Ahsan menang dua gim langsung dari pasangan Denmark Mathias Bay-Smidt-Lasse Molhede dengan skor 21-16 dan 21-18.
"Lawan hari ini cukup bagus, tidak mudah dimatikan. Kami coba fokus dan tidak mau mereka jadi tambah bagus lalu kami kewalahan, sebisa mungkin banyak menekan," ujar Ahsan melalui keterangan resmi yang diterima, Kamis (14/3) dini hari WIB.
Menurut pemain asal Palembang itu, meski yang ia jalani merupakan turnamen Super 300, hal itu bukan berarti bisa mengurangi fokus permainan.
"Harus tetap fokus, tidak bisa dibilang lebih mudah karena lawannya tidak jauh beda, sama saja seperti di All England," imbuh Ahsan setelah pertandingan.
Baca juga: Dua Ganda Putra ke Babak Kedua
Hendra pun senada dengan Ahsan terkait fokus permainan di gelaran ini.
"Kami percaya diri tapi jangan terlalu kepedean. Nanti kalau di lapangan tidam terlalu enak mainnya malah jadi bingung sendiri," tegas Hendra.
Hendra yang sempat mengalami cedera betis di semifinal All England mengaku kondisinya kini lebih baik.
"Saat ini sudah 85%. Ada sakit sedikit tapi tidak terlalu mengganggu. Mudah-mudahan bisa sampai akhir, tapi kami mau memikirkan satu-satu pertandingan dulu," sebut Hendra.
Pada babak kedua, Hendra/Ahsan akan bertemu dengan Mark Lamsfuss-Marvin Seidel.
Laga ini merupakan ulangan laga di All England 2019. Kala itu, Hendra/Ahsan menang 21-12 dan 21-13. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved