Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Ganda Putri Amankan Satu Tiket Semifinal Malaysia Masters

Puput Mutiara
17/1/2019 16:35
Ganda Putri Amankan Satu Tiket Semifinal Malaysia Masters
(ANTARA FOTO/HO/Humas PBSI)

INDONESIA mengamankan satu tiket semifinal pada ajang Malaysia Masters 2019. 

Hal itu dipastikan melalui pertemuan dua tim ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto di babak perempat final, Jumat (18/1).

"Kami akan berusaha yang terbaik. Kami juga senang mereka menang lawan Malaysia, jadi besok kami bisa ketemu,” kata Greysia usai bertanding.

Di sisi lain, Yulfira/Jauza berharap bisa tampil lepas dan mampu mengimbangi seniornya. Pertandingan itu bakal menjadi yang pertama bagi kedua pasangan tersebut di lapangan.

"Semoga besok bisa main bagus, lebih lepas dan nggak tertekan. Bisa mengimbangi senior juga, permainannya kak Greysia. Lebih lepas aja pokoknya,” ujar Jauza.

 

Baca juga: Marcus/Kevin Singkirkan Sabar/Frengki di Babak Awal Malaysia Master

 

Sebelumnya di babak dua, Greysia/Apriyani lolos dengan mengalahkan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand). Greysia/Apriyani tampak belum mendapatkan kesulitan berarti dari lawannya kali ini. Mereka menang dua game langsung dengan 21-14 dan 21-15.

"Lawan tadi juga bagus, mereka habis juara di Thailand kemarin. Jadi pasti ada rasa percaya diri. Yang penting kami fokus saja,” tutur Apriyani mengutip Badmintonindonesia.org.

"Yang pasti kami fokus melakukan yang terbaik, karena ini kan penampilan pertama kami di 2019," sambung Greysia.

Sementara itu, Yulfira/Jauza melaju usai berhadapan dengan Vivian Hoo/Yap Cheng Wen (Malaysia). Laga ini menjadi yang ketiga kalinya buat mereka, dengan catatan pertemuan imbang satu sama.

"Hari ini kami mainnya keluar, terus kami sudah pernah ketemu dua kali, head to headnya satu sama. Kami puas dengan permainan hari ini karena bisa keluar yang terbaik," tukas Jauza.

"Tadi kami juga diingatkan pelatih buat fokus main yang tenang. Karena kami suka misalnya unggul 4 poin, terus fokusnya hilang. Jadi di lapangan kami lebih saling mengingatkan,” tutup Yulfira. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya