Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Dari Bermain Gitar hingga Mendaki Gunung

Ghani Nurcahyadi
02/12/2015 00:00
Dari Bermain Gitar hingga Mendaki Gunung
(Dok MI)
KETUA Kwartir Nasional Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) Adhyaksa Dault eksekutor yang tegas dan tipikal sebagai pembunuh dalam menentukan sebuah keputusan. Pria yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu juga berani menentang kebijakan jika tidak sesuai dengan hati nurani dan kepentingan masyarakat. Kendati terkenal garang dan tegas, suami dari Mira Arismunandar itu ternyata masih memiliki jiwa  muda dan berada dalam lingkungan anak-anak muda.  Ternyata, pria yang biasa disapa bang Adhy itu masih suka ngeband bersama rekan-rekannya. "Seminggu sekali saya latihan band. Banyak lagu yang saya bawakan, dari power metal hingga lagu Bento, itu rutin latihannya,"ujar pria yang pernah bekerja sebagai penasehat hukum itu.

Adhyaksa  juga diberbagai kesempatan selalu dekat dengan gitar. Saat acara Pramuka di Kendari, Adhyaksa maju ke atas panggung dan bermain gitar bersama artis Ashanty. Bukan itu saja, dalam acara pendaulatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu, ia  menyanyikan lagu Bento di depan para pendukungnya dari anak muda hingga Kyai dan ustad-ustad.  "Asik kalau bermain gitar. Apalagi dikombinasikan dengan piano. Menghilangkan penat,"kata Ayah dari Umar Adiputra Adhyaksa dan Fakhira Putri Maryam itu.

Adhayksa juga, dua pekan lalu, pernah didaulat oleh Bragsta, sebuah komunitas musik di belakang stasiun. ” Saya nyanyi dan mereka semua joget. Senang sekali saya,”katanya sambil tertawa.  Ya, Adhyaksa ini dikenal aktif berorganisasi. Tahun 1987 sampai 1988, ia dipercaya menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum USAKTI dan pada tahun yang sama ia dipercaya menjadi Ketua Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI) Korwil DKI Jakarta.

Jabatan Ketua Lembaga Pengkajian Keadilan dan Demokrasi Indonesia (LPKDI) diamanahkan kepadanya dari tahun 1999 hingga 2002. Begitupun sebagai Ketua Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) Jakarta diembannya dari tahun 1999 sampai 2004. Selanjutnya dia pernah juga dipercaya menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) tahun 1999 sampai 2002. Kemudian menjadi Ketua Umum Majelis Pemuda Indonesia (MPI) tahun 2003 sampai 2006. Di samping itu ia juga dipercaya sebagai Ketua Badan Pengawas YPI Al Azhar periode 2007-2012.

"Kakak Adhyaksa itu adalah orang yang layak memimpin, dia sudah ditempa banyak pengalaman dan tahan banting,"ujar Ustad Arifin Ilham, salah satu pendukungnya untuk maju menjadi Gubernur DKI Jakarta tahun 2007 mendatang. Pada tanggal 27 Agustus 2009, Adhyaksa Dault, yang waktu itu calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera dipastikan terpilih dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah, mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum untuk mengajukan pengunduran diri sebagai calon legislator.

Setelah selesai menjalankan tugas sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Kabnet Indonesia bersatu Jilid 1 periode 2004 - 2009, Adhyaksa Dault mengabdikan dirinya kembali kepada dunia pendidikan dengan kembali mengajar sebagai Dosen Program Doktor Manajemen Sumberdaya Pantai-Universitas Diponegoro dan menjadi Kandidat Guru Besar pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Diponegoro . Selain mengajar, tugas yang diemban Adhyaksa Dault menjadi Komisaris Independen PT.BRI Tbk sejak tahun 2010 sampai sekarang.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya