PEROLEHAN 118 piala oleh tim ABM Motorsport semakin menegaskan kedigjayaan tim berwarna biru merah ini pada seri penutup perhelatan Indonesian Sentul Series of Motorsport (2015) yang diselenggarakan pada Minggu (29/11), di Sirkuit Internasional Sentul Bogor. Jumlah piala tersebut didapatkan oleh tim yang disponsori oleh Intersport, Achilles, Repsol, Bolt, MMP dan Clarz ini usai menuntaskan musim kejuaraan 2015 yang terdiri dari 6 seri.
Operasional Manager tim ABM Motorsport, Gofar Falaq Aji Permana mengungkapkan rasa puasnya pada prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para pembalapnya. Aji menilai keberhasilan yang diperoleh oleh timnya tidak hanya dikarenakan faktor mesin dan kemampuan pembalap memacu kendaraannya di sirkuit. "Namun faktor kekompakan dan kebersamaan dalam satu tim juga merupakan faktor penentu lain ketika berlaga di kejuaraan ini," tegasnya di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Minggu (29/11).
Tak hanya itu, melalui pembalapnya, ABM Motorsport pun sukses menyabet penghargaan tertinggi berupa 8 gelar juara umum pada berbagai kelas yang diikutinya, salah satunya adalah Dodi Saputra yang menyabet gelar juara umum kelas Super Touring Championship (STC) 3500 BMW STC 3500, dan Open Class STC, serta Paul Montolalu yang meraih gelar juara umum kelas Super Car Championship A2 Gold.
ABM Motorsport terus menambah koleksi pialanya melalui Eric Montolalu yang sukses menyabet gelar juara umum kelas BMW STC 2100 dan M. Diponegoro yang juga sukses meraih gelar juara umum kelas Peugeot 2100 dan Retro, Tak ketinggalan Jimmy Lukita memperoleh gelar juara umum kelas Super Retro.
Aji mengakui memang sebagai sebuah tim pasti ada saja kendala yang harus dihadapi oleh ABM Motorsport, namun berkat kerjasama tim, pada seri pamungkas ini saja tim yang pernah menyabet predikat "the best racing team" ini berhasil mengumpulkan 32 piala. "Pada seri ke 5 kemarin total piala kita 86 piala, ditambah 32 piala pada seri ini, sehingga total menjadi 118 piala," ujar Aji.
Perolehan 118 piala ini merupakan sebuah peningkatan pesat dimana pada tahun sebelumnya ABM Motorsport juga sukses menyabet 111 piala. "Artinya ada peningkatan perolehan piala jika dibandingkan dengan tahun kemarin," ujar Aji.
Sementara itu, Pembalap Senior ABM Motorsport, Paul Montolalu mengatakan bahwa yang menjadi faktor pendorong bagi tim nya bukanlah target juara, melainkan lebih menekankan kepada prinsip balap yang aman dan nyaman serta memberikan tampilan terbaik bagi tim dan diri sendiri. "Kiat tersebut lebih ampuh dan tidak menjadi beban bagi pembalap, hasilnya terlihat dari prestasi yang berhasil diraih oleh tim ABM Motorsport," ujar Paul
Hal ini diamini Pembalap ABM Motorsport lainnya, Silas Bonar, dirinya merasa pola kekeluargaan menjadi pemacu positif bagi pembalap. "Kami saat sedang turun balapan tidak pernah merasa terbebani, karena kami tidak ditargetkan juara, namun kami dipacu untuk memberikan yang terbaik berdasarkan kapasitas masing-masing," ujar Silas. (R-1)