Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Kemenpora Harapkan Peningkatan Peringkat di ASG 2015

Ghani Nurcahyadi
19/11/2015 00:00
Kemenpora Harapkan Peningkatan Peringkat di ASG 2015
(dok MI)
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga mengharapkan progres positif terhadap prestasi para atlet pelajar yang akan berlaga pada ASEAN Schools Games (ASG) 2015 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada 21-29 November.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Alfitra Salamm dalam acara pelepasan kontingen pelajar Indonesia untuk ASG 2015 di Wisma Menpora, Jakarta, Kamis (19/11).
"Hingga ketujuh kali digelarnya ASG, Indonesia belum pernah menjadi juara umum. Paling tinggi urutan dua dan paling rendah urutan empat," kata Alfitra.
Ajang ASG kali ini dimanfaatkan oleh Kemenpora sebagai pemangku utama untuk memproyeksikan para atlet-atlet muda yang nantinya akan berlaga di ajang yang lebih tinggi dan serius, seperti SEA Games dan Asian Games.
"Meski sebagai ajang latihan, kami berharap para atlet minimal bisa mencapai rangking tiga dengan perolehan medali 8 hingga 12 medali emas," ujarnya.
Ketika ditanya mengenai peta kekuatan yang muncul di ASG, Alfitra mengatakan bahwa distribusinya hampir sama dengan yang selama ini terjadi di SEA Games. "Yang jelas peta kekuatan hampir sama dengan SEA Games. Jadi, proses pembibitan atlet kita harus banyak belajar dengan negara lain karena ini indikator paling utama dalam level ASEAN untuk SEA games," ucapnya.
ASG 2015 merupakan kegiatan organisasi olahraga pelajar ASEAN yang diselenggarakan tiap tahun sejak digelar pertama kali pada 2009.
Tujuan ASG adalah mendorong program pendidikan jasmani, olahraga, dan rekreasi negara anggota Dewan Olahraga Pelajar ASEAN, memajukan kemajuan sosial di antara pelajar ASEAN, dan memberikan kesempatan bagi atlet sekolah untuk berinteraksi dan terlibat dalam pertukaran budaya kawasan.
Indonesia akan mengikuti enam cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu atletik, bulu tangkis, golf, sepak takraw, renang, dan pencak silat. Indonesia mengirimkan 95 atlet, 16 pelatih, 5 wasit, 7 manajer dan wakil, serta 17 ofisial untuk memperebutkan 82 medali emas.
ASG 2015 diikuti delapan negara peserta, di antaranya Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand dan Vietnam.
Pada ASG 2014 lalu di Marikina, Filipina, kontingen Indonesia menempati urutan tiga dengan perolehan 15 medali emas. Juara umum diraih oleh Malaysia dengan 41 medali emas disusul oleh Thailand dengan perolehan 35 medali emas. (Gnr)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya