Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Owi Mengaku Dihubungi Pebulu Tangkis Denmark Soal Keputusan Pensiun Butet

Antara
07/9/2018 13:00
Owi Mengaku Dihubungi Pebulu Tangkis Denmark Soal Keputusan Pensiun Butet
(MI/ROMMY PUJIANTO )

PEBULU tangkis Tontowi Ahmad mengungkapkan ia sampai dikontak langsung oleh pebulu tangkis Denmark tentang rencana pensiun pasangan ganda campurannya, Liliyana Natsir.

"Berita Butet (panggilan akrab Liliyana) mundur sudah sampai Denmark. Saya dikontak oleh pebulu tangkis sana soal itu," kata atlet yang akrab disapa Owi itu di sela-sela menerima bonus dari PB Djarum di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (6/9).

Owi tidak menyebutkan siapa pebulu tangkis Denmark yang menghubunginya. Namun, jika dilihat dari peringkat BWF saat ini, pasangan ganda campuran Denmark yang berada di urutan tertinggi adalah Mathias Christiansen dan Christinna Pedersen yang saat ini menempati posisi kelima.

Sementara ganda campuran lain asal Denmark Niclas Nohr dan Sara Tygesen hanya menempati urutan ke-15 BWF.

"Mereka mungkin senang Butet mundur. Mungkin dianggap berbahaya," kata Tontowi.

Pasangan Owi/Butet, saat ini, menempati peringkat ketiga BWF, di bawah dua pasangan ganda campuran Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Wang Yilyu/Huang Dongping.

Owi sendiri mengaku secara pribadi masih ingin berpasangan dengan Butet. Namun, jika keputusan rekannya itu sudah bulat ia hanya bisa mendukung.

"Maunya sih masih sama Butet. Tapi, ya kondisi sudah gak memungkinkan mau apa lagi," ujarnya.

Kini, Owi akan berpasrah pada pelatih ganda campuran pelatnas, Ricky Mainaky dan Vita Marissa, soal dengan siapa ia akan berpasangan di masa mendatang selepas Butet pensiun.

"Sekarang saya percayakan sama Kang Richard, dulu saya dipasangkan dengan Butet atas pilihan Kang Richard dan hasilnya bagus," pungkasnya.

Pasangan Owi/Butet memang salah satu ganda campuran sarat prestasi di dunia, mereka telah memenangi medali emas Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil serta Kejuaraan Dunia 2013 dan 2017.

Sayangnya, turnamen bergengsi pamungkas keduanya sebagai pasangan ganda campuran, Asian Games 2018, hanya berakhir dengan medali perunggu. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya