Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Tiket Penutupan Asian Games Habis Terjual

Nurul Fadillah
30/8/2018 16:55
Tiket Penutupan Asian Games Habis Terjual
(MI/Bary Fathahilah)

TIKET Upacara Penutupan Asian Games 2018 dipastikan telah terjual habis. Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018, Erick Thohir mengatakan sebanyak 40 ribu tiket terjual secara daring hanya dalam waktu 24 menit.

Erick pun mengatakan, tidak ada penambahan jumlah tiket yang dijual. "Kemarin sudah terjual dalam waktu 24 menit.

Selain penjualan online juga ada fully booked, nah ini nanti ada bedanya, kalau yang dijual secara online memang sudah sold out dan tidak ada penambahan, tetapi kalau fully booked sedang diverifikasi pembayarannya. Saya belum tahu detailnya seperti apa, cuma kemarin yang saya dapat ya sold out," papar Erick pascarapat koordinasi Upacara Penutupan Asian Games 2018 di Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Jakarta, Kamis (30/8).

Bagi masyarakat yang tidak kebagian tiket tidak perlu khawatir. Sesuai rapat dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan digelar festival di sekitar Gelora Bung Karno seperti saat upacara pembukaan.

"Supaya orang-orang bisa nonton bareng di luar GBK, nantinya akan ada lima layar yang disediakan untuk masyarakat yang enggak bisa masuk. Kalau di Palembang tiketnya gratis hanya saja nanti dibatasi jumlah penontonnya mungkin sekitar 10 ribu," jelas Erick.

Upacara Penutupan Asian Games 2018 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2 September mendatang. Berbeda dengan upacara pembukaan yang mengusung tema kolosal, di upacara penutupan hanya ada acara selebrasi yang melibatkan atlet Asian Games 2018.

Erick pun berpesan agar masyarakat tidak menaruh ekspektasi berlebihan terhadap acara penutupan nanti.

"Kalau di pembukaan kita menunjukkan identitas ke dunia dengan selebrasi ala Indonesia, penutupan akan berbentuk selebrasi Asia. Kita serah terimakan bendera Asian Games 2018 kepada Hanzhou sebagai tuan rumah selanjutnya," tutur Erick.

"Kita undang artis India, Korea Selatan, Arab Saudi, dan ada juga youtuber karena ini selebrasi Asia nah pasti juga sangat berbeda, kalau pembukaan kolosal kalau penutupan akan menjadi pesta perpisahan yang bentuknya lebih ke konser," tambah Erick.

Sistem Transportasi
Di sisi lain, sistem transportasi yang dipersiapkan tidak berbeda dengan pada saat pembukaan. Wakil Direktur Transportasi Inasgoc, Sudjianto Adji mengingatkan para penonton tidak diperbolehkan membawa kendaraan masuk ke dalam area Gelora Bung Karno.

Beberapa kantung parkir pun telah disiapkan dengan lokasi yang sama dengan yang disapkan pada upcara pembukaan. Menurut Sudjianto, kendaraan, baik mobil maupun motor bisa diparkir di pusat perbelanjaan yang berada di sekitar kawasan.

"Untuk panitia bisa di parkir di Gedung MPR dan DPR dan sebagian bisa di Parkir Timur Senayan sesuai dengan ketentuan dari Deputi IV yang membawahi keamanan. Tapi, untuk kendaraan penonton itu bisa diparkir di sekitar kawasan GBK, seperti Senayan City, Plaza Senayan maupun tempat lain yang letaknya memang agak jauh dari Gelora Bung Karno," jelas Sudjianto.

Para penonton dapat memakai fasilitas pengangkutan oleh Transjakarta yang beroperasi di titik kantung parkir yang telah ditentukan oleh Inasgoc. "Jadi, memang hampir sama dengan upacara pembukaan," pungkas Sudjianto. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya