Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

James Pecahkan Rekor NBA di Tengah Keterpurukan The Cavs

Nurul Fadillah
01/6/2018 20:40
James Pecahkan Rekor NBA di Tengah Keterpurukan The Cavs
(AFP/EZRA SHAW)

PENAMPILAN Claveland Cavaliers di laga pembuka babak final NBA 2018 tidak sesuai harapan. Mereka dipaksa tunduk dari tuan rumah, Golden State Warriors, dengan skor 114-124 pada pertandingan yang berlangsung di Oracle Arena, pada Jumat (1/6) pagi.

Di tengah keterpurukan The Cavs, LeBron James tampil sebagai penghibur. Bintang andalan The Cavs tersebut sukses memecahkan rekor dengan mencetak 51 poin, 8 rebound, dan 8 assist untuk timnya.

Pencapaian ini merupakan yang terbaik di sepanjang karir James. Ia menjadi pemain keenam dalam sejarah NBA yang mencetak 50 poin atau lebih di laga final NBA. James berhasil mengikuti jejak Bob Pettit yang membukukan 50 poin pada 1958 silam, Elgin Baylor dengan 61 poin (1962), Rick Barry dengan 55 poin (1967), Jerry West dengan 53 poin (1969), dan Michael Jordan dengan 55 poin (1993).

Pencapaian tersebut membuat James semakin termotivasi untuk memenangi laga selanjutnya.

"Saya hanya ingin melakukan sesuatu yang membantu tim memenangi pertandingan dan mencoba mengancam secara ofensif, serta mampu mencetak poin, rebound dengan melibatkan tim. Jadi, saya hanya bisa melakukan hal tersebut," ujar James.

"Kami harus terus melaju. Pertandingan sudah berakhir dan kami masih memiliki kesempatan," lanjutnya.

Meskipun tampil memukau, dewi keberuntungan nyatanya tetap memihak pada Warriors. Torehan 29 poin, 6 rebound dan 9 assist dari Stephen Curry memimpin kemenangan timnya hingga unggul 1-0.

Permainan Warriors baru unggul pada kuarter kedua. Setelah tertinggal 29 - 30 di perempat pertama, Warriors berbalik unggul dengan skor 27-26 dan kembali unggul di perempat ketiga dengan skor 28-22. Di perempat ketiga, The Cavs mencoba mempertipis ketertinggalan dengan merebut kemenangan 29-23.

Sayangnya, di perempat terakhir, serangan tuan rumah seolah membuat The Cavs mati kutu dan hanya dapat membukukan tujuh poin, selisih jauh dari tuan rumah yang mencetak 17 poin. "Ini adalah pertandingan yang gila. Laga final, apapun bisa saja terjadi," pungkas Curry. (ESPN/cbssports/A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya