Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

PBSI Bertekad Sapu Bersih Gelar Indonesia Terbuka

Nurul Fadillah
14/5/2018 19:55
PBSI Bertekad Sapu Bersih Gelar Indonesia Terbuka
(Dok. MI)

INDONESIA akan menggelar turnamen Indonesia Terbuka 2018 di Istora Senayan, Jakarta, pada 3-8 Juli mendatang. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Wiranto mengharapkan, timnya dapat menyapu bersih gelar di turnamen yang sudah tiga tahun berturut-turut berlangsung di tanah air tersebut.

Menurut Wiranto, target tersebut bisa dicapai jika para atlet bisa berada dalam kondisi puncak mereka saat bertanding.

"Saya berharap agar pada event ini pemain dalam kondisi puncak dan bisa mengerahkan performa mereka pada puncaknya. Ketika pemain sudah mampu menunjukan kualitasnya maka itulah targetnya mereka dan pasti mereka akan menang," ujar Wiranto.

"Target sebanyak-banyaknya gelar, kalau perlu ya sapu bersih, kalau enggak mampu ya itu nasib. Makanya ini tergantung kita bagaimana menyiapkan atlet agar berada di level dunia, dan saya kira para pembina di PBSI ini sudah maksimal dalam menyiapkan pemain lebih bagus," tandasnya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susi Susanti mengatakan Indonesia minimal dapat membawa pulang satu gelar dalam turnamen berhadiah US$1.250.000 (Rp17 miliar) tersebut. Peluang terbesar berada di sektor ganda putra dengan saat ini pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menduduki peringkat satu dunia.

"Target tersebut cukup realistis mengingat kita memiliki atlet-atlet yang berprestasi. Selain ganda putra ada ganda campuran yang juga cukup berpeluang, kemudian di ganda putri juga sekarang ada progres 10 besar, begitu juga dengan tunggal putri yang akan meloloskan dua atlet dari 32 besar, yaitu Fitriani, dan Gregoria Mariska Tunjung, untuk itu kami akan mempersiapkan para atlet ini sebaik mungkin untuk meraih prestasi yang membanggakan dan memenuhi target yang sudah dicanangkan," jelas Susi.

Ganda putra nomor satu Indonesia, Marcus mengincar gelar juara perdananya di Indonesia Terbuka. Marcus pun sudah mulai menandai lawan-lawan terberat yang ingin ia taklukkan demi mewujudkan gelar tersebut.

"Target pasti harus juara, lawan terberat kami dari Denmark dan juga Tiongkok. Ya pasti persiapan bagus ya, Indonesia Open kan event andalan kita sehingga kita pasti juga siap, saya ingin main di sini dan juara di sini kan pasti akan bangga banget," ujar Marcus.

Di sisi lain, untuk menghadapi Indonesia Terbuka, pihak panitia telah menyediakan total 5.500 kursi penonton. Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Terbuka 2018 Achmad Budiharto mengatakan, peningkatan level turnamen Indonesia Terbuka dari Super Series menjadi World Tour SUper 1.000 akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton dan penikmat bulu tangkis di tanah air.

"Peningkatan level turnamen Indonesia Terbuka 2018 ini juga diikuti dengan perubahan sistem pertandingan, dimana mulai tahun ini tidak akan ada babak kualifikasi karena pemain yang berhak dan wajib berpartisipasi hanya yang masuk dalam peringkat 32 terbaik dunia. Sistem baru ini menjadikan turnamen Indonesia Terbuka semakin eksklusif dan bergengsii karena sudah sejajar dengan China Open dan All-England," pungkas Achmad. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya