Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Madura United Hampir Dipermalukan Klub Liga 3

Satria Sakti Utama
08/5/2018 20:15
Madura United Hampir Dipermalukan Klub Liga 3
(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

KLUB kasta tertinggi di Indonesia Madura United hampir dipermalukan Persibo Bojonegoro dalam laga pembuka Piala Indonesia 2018 di Stadion Letjen Haji Soedirman Bojonegoro, Selasa (8/5) sore. Madura United akhirnya menang melalui babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 (3-1) di waktu normal.

Persibo memang masih berstatus juara bertahan di edisi terakhir Piala Indonesia 2012 silam. Tetapi Laskar Angling Dharma--julukan Persibo-- saat ini merupakan tim penghuni kasta ketiga yang membuatnya tidak diperhitungkan.

Meskipun demikian, Mochamad Sulton dkk mampu memberikan perlawanan yang cukup sengit untuk tim kedua Madura United. Pelatih Madura United Milomir Seslija memarkir sejumlah pemain utamanya dalam laga tandang ke Bojonegoro kali ini. Tercatat hanya Raphael Maitimo dan bek asing John Onorionde, pemain inti yang diturunkan oleh Milo.

"Kami bukan menyimpan pemain, tapi kami harus lihat kondisi pemain terlebih dahulu. Kami tidak ingin pemain cedera karena ada pertandingan lainnya," tutur Milo usai pertandingan, kemarin.

Skuat Laskar Sape Kerrab--julukan Madura-- tampak akan menjalani laga mudah saat Engelberd Sani menggetarkan gawang lawan di menit ke-14. Ia menerima umpan matang dari Imam Bagus Kurnia dari sisi kiri pertahanan lawan.

Akan tetapi, gol tambahan tidak kunjung hadir. Dengan skema serangan balik dan umpan jauh, Persibo akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Hasan Basri membuat skor imbang 1-1 pada menit ke-49 setelah mengelabui barisan pertahanan Madura United. Skor pun tidak berubah hingga waktu normal berakhir.

Di babak adu penalti, kematangan tim membuat perbedaan kualitas kedua tim terlihat jelas. Eksekutor Madura United sukses membobol gawang Dion Rahmatullah sebanyak tiga dari empat kali percobaan. Diawali Zah Rahan, Alberto Antonio de Paula, dan ditutup oleh Slamet Nurcahyono. Sedangkan, satu-satunya usaha tim tuan rumah yang menemui sasaran lahir dari kaki Lendy Dwi Setiawan.

Di lain pihak, pelatih Persibo Jordi Kartika Asmara memuji penampilan timnya. Persiapan tim yang sangat minim menjadi alasan utama kekalahan tersebut.

"Terus terang kita tidak siap, tapi kita main antusias. Saya lihat tim ini solid dan bagus karena hampir saja memenangi pertandingan," tutur Jordi. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya