Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
BALI United mendapatkan kritik tajam pasca bermain buruk saat dipermalukan tim asal Filipina Global FC dalam laga terakhir Grup G Piala AFC pada Rabu (25/4) lalu. Skor akhir pun ditutup dengan kekalahan 1-3 dan Bali United resmi tersingkir.
Pelatih Bali United Widodo C Putro pun menargetkan penebusan dosa kala mengunjungi Bantul untuk melawan PS TIRA, Senin (1/5) malam. Widodo menyebut timnya kini akan sepenuhnya fokus untuk bersaing di kompetisi Liga 1 2018. Tiga poin akan membuat Bali United merangsek ke papan atas.
"Tim tidak ada masalah mentalitas. Dibandingkan musim lalu, kami memang masih jauh. Hasil seri kemarin karena kami lelah akibat perjalanan jauh di Piala AFC. Dengan kondisi ini (telah tersisih di Piala AFC), saya harap bisa meningkat," kata Widodo, Kemarin.
Pelatih asal Cilacap ini berpeluang menjaga catatan tidak terkalahkan Bali United musim ini. Jika berkaca rekor pertemuan sebelumnya, skuat Serdadu Tridatu--julukan Bali United-- punya kans besar menaklukan PS TIRA. Dua kali melakoni laga tandang, dua kali pula Fadil Sausu dkk meraih kemenangan.
Meskipun demikian, Widodo enggan menganggap remeh calon lawannya. Mampu mencuri tiga gol walaupun akhirnya menyerah 4-3 di kandang PSM Makassar dinilai bukan pekerjaan mudah.
"Kami tidak melihat hasil yang lalu, kami lihat ke depan. Hasil sebelumnya tidak bisa menjadi acuan karena sepak bola terus berkembang. Terbukti PS TIRA bisa cetak tiga gol di PSM, meski akhirnya kalah," imbuhnya.
Bali United sendiri teracam kehilangan sejumlah pemain kunci dalam pertandingan ini. Irfan Bachdim dan Yabes Roni bakal absen, sedangkan penyerang utama Ilija Spasojevic dan bek Ricky Fajrin tengah membela Timnas Indonesia U-23 di ajang Anniversary Cup 2018. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved