Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran unggulan Indonesia Tontowi/Liliyana berhasil melewati babak pertama Badminton Asia Championship 2018 dengan mulus. Pasangan unggulan pertama turnamen tersebut menang straight game dari pasangan Jepang, Yuki Kaneko/Koharu Yonemoto dengan skro 21-18, 21-12.
Tontowi/Liliyana mampu memimpin jalannya permainan hingga unggul jauh 18-12. Sayangnya, Kaneko/Yanemoto berhasi mengejar kedudukan menjadi 18-17. Tontowi/Liliyana pun mencoba lebih sabar merebut satu demi satu poin dan akhirnya berhasil menutup pertandingan dengan skor 21-18. Pada babak kedua, pasangan Indonesia itu tampil lebih baik dan menutup pertandingan dengan skor 21-12.
"Dari awal sudah benar mainnya, tapi agak kendor di poin-poin akhir. Ini yang harus menjadi koreksi buat kami, jangan gampang buang dua, tiga, empat poin, nggak kerasa lawan sudah mengejar, kami panik. Di saat-saat seperti ini, saya juga harus banyak mengingatkan Owi," kata Liliyana.
Pada babak kedua nanti, Tontowi/Liliyana telah ditunggu lawan asal Thailand Tinn Isriyanet/Pacharapun Chochuwong. Meski lawannya adalah hanya merupakan peringkat 45 dunia, namun Juara Olimpiade Rio 2016 tersebut tak ingin meremehkan lawan-lawan mereka.
Mengatur stamina menjadi fokus utama Tontowi/Liliyana dalam menghadapi lawan-lawan mereka yang rata-rata berusia lebih muda.
"Kami lebih persiapkan stamina karena shuttlecock di sini berat, jadi untuk kami pemain yang nggak muda lagi, harus pintar-pintar atur kondisi di situasi seperti ini," ujar Liliyana.
"Buat saya sekarang dari babak awal semua lawan itu berat, karena yang kami lawan itu pemain-pemain muda semua. Pasti mereka lebih cepat, lebih kuat, jadi kami banyak main di strategi dan untuk menerapkan ini, butuh komunikasi yang baik dengan pasangan," tambahnya.
Langkah Tontowi/Liliyana gagal diikuti junior mereka, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Praveen/Melati harus terhenti di babak pertama setelah ditaklukkan Hong Kong dalam dua game langsung, 16-21, 12-21. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved