Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BARCELONA membuka peluang menutup musim dengan hasil yang manis. Setelah membawa pulang trofi pertama mereka musim ini dari ajang Copa del Rey 2018, kini Barca tinggal menyelesaikan kompetisi La Liga dengan hasil maksimal.
Peluang raih gelar terbuka lebar karena kini Barcelona menempati posisi puncak klasemen La Liga dengan 83 poin dalam 33 pertandingan selisih 12 poin dari Atletico Madrid. Skuat Blaugrana harus mempertahankan selisih poin tersebut hingga menuntaskan delapan laga yang tersisa.
Sementara itu, trofi Copa del Rey masih berada dalam genggaman Barca selama empat musim berturut-turut. Pada partai puncak kali ini, Barcelona berhasil merebut trofi tersebut dengan berpesta gol 5-0 atas Sevilla di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid pada Minggu (22/4) dini hari tadi.
Barca berjaya berkat cetakan breeze dari Luis Suarez dan peranan Lionel Messi yang menyumbangkan satu gol plus dua assist bagi gol kedua Suarez dan Andres Iniesta. Adapun satu gol lagi disumbangkan Philippe Coutinho melalui tendangan penalti di menit 69.
Gelar kali ini sekaligus mengukuhkan status Barca sebagai klub tersukses di ajang Cope del Rey. Barca berhasil mengumpulkan 30 trofi juara mengungguli Athletic Bilbao yang hanya mengantungi 23 trofi dan Real Madrid dengan koleksi 19 trofi.
Menurut arsitek tim Barca Ernesto Valverde gelar ini menjadi penyembuh luka setelah tersingkir dari Liga Champions.
"Setiap kompetisi adalah kesempatan dan kami memiliki kesempatan untuk bermain di final tanpa memikirkan apa yang telah terjadi sebelumnya. Jelas bagaimana kita kalah melawan AS Roma di Liga Champions itu meninggalkan dampak dan hari ini kami tampil lebih baik sejak awal," ujar Valverde pasca pertandingan.
"Idenya adalah untuk menang hari ini dan sekarang kami perlu mencetak gelar di liga. Saya merasa baik-baik saja, ketika kalah dalam persaingan dengan klub besar pasti selalu ada reaksi, ini akan terjadi di Piala Super dan Liga Champions tentang bagaimana kami dihabisi, karena itu kami sangat ingin memenangkan sesuatu untuk menunjukkan kami baik-baik saja," tandasnya.
Barca sudah tampil menekan sejak awal pertandingan. Kuatnya lini serang Barca tampaknya membuat pertahanan Sevillistas tak berkutik.
Suarez tampil sebagai pencetak gol pertama pada menit 14 dengan memanfaatkan umpan silang dari Coutinho. Keunggulan ini berhasil digandakan Messi pada menit 31.
Sembilan menit berselang, Suarez kembali mencatat namanya di papan skor dan sekaligus menutup keunggulan 3-0 pada babak pertama. Pada babak kedua, Iniesta menambah koleksi gol bagi Barca.
Dengan memanfaatkan assist dari Messi, Iniesta yang menggiring bola ke sisi kanan kotak penalti berhasil melewati kiper yang coba menghadang dan melesakkan bola dari sudut gawang (52").
Gol terakhir pun diciptakan oleh Coutinho melalui tendangan penalti. Blaugrana mendapat hadiah penalti setelah Clement Lenglet dianggap melakukan handball oleh wasit.
Hasil ini merupakan ulangan dari final Copa del Rey 2015-2016 silam. Kala itu, Barca juga meraih trofi Copa del Rey dengan mengalahkan Sevillistas 2-0 di partai final.
"Kami tahu apa yang kami hadapi dan kami bisa tampil dengan tekad yang kuat. Kami mencapat gol pertama dan setelah itu kami bisa memenangkan gelar dengan memanfaatkan tekanan dari mereka dengan mudah," pungkas Valverde. (Marca/A-2)
Berita terkait: Barcelona Sukses Pertahankan Gelar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved