Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMPETISI Piala FA 2017-2018 menjadi peluang satu-satunya bagi Chelsea untuk meraih setidaknya satu gelar. Sebelumnya Gelar Liga Primer Inggris, Piala Liga, dan Liga Champions telah terlepas dari jangkauan tangan The Blues akibat performa yang tidak konsisten pada musim ini.
Karena itu, gelar di Piala FA tentu akan menjadi penyelamat muka The Blues musim ini. The Blues pun takkan lengah dalam dua partai terakhir sebelum merengkuh trofi juara.
Punggawa asuhan Antonio Conte tersebut akan berjumpa lebih dulu dengan Southampton pada babak semifinal Pial FA yang berlangsung di Wembley Stadium pada Minggu (22/4) malam. Kemudian bertemu dengan rival terberat antara Manchester United atau Tottenham Hotspur di babak final.
The Blues sejatinya memiliki peluang untuk menghentikan langkah the Saint. Di atas kertas Alvaro Morata dan kawan-kawan tercatat lebih unggul dengan menyapu bersih lima pertemuan terakhir kedua tim.
Satu-satunya kemenangan The Saint adalah saat mereka bersua di Liga Primer Inggris pada Oktober 2015 silam. Kala itu, The Blues tertinggal 1-3 oleh The Saint.
Pada bentrokan terakhir keduanya di panggung Liga Primer Inggris akhir pekan lalu, The Blues berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-2. Saat itu, The Blues yang sempat tertinggal dua gol lewat Dusan Tadic dan Jan Bernarek, berbalik unggul melalui dua gol Oliver Giroud dan satu gol Eden Hazard.
Tren positif The Blues berlanjut kala menghadapi Burnley FC Jumat (20/4) lalu. Pada laga lanjutan EPL tersebut, The Blues tampil lebih apik dan mengalahkan Burnley FC dengan skor 2-1.
Kemenangan ini dapat menjadi modal bagi The Blues untuk kembali menuntaskan pertandingan dengan hasil yang positf. Namun, Arsitek The Blues, Antonio Conte memastikan The Saint bukanlah lawan yang mudah untuk ditanggalkan.
"Ini tidak akan mudah, lima hari yang lalu kami sempat tertinggal 0-2 oleh Southampton. Tapi, saya melihat adanya semangat yang luar biasa di Burnley sehingg kami harus melanjutkan cara ini," ujarnya.
Pada laga kontra Burnley, Conte memainkan sistem dua penyerang untuk yang pertama kalinya sejak mengambil alih The Blues pada 2016 lalu. Alvaro Morata dan Oliver Giroud dipasangkan sebagai juru gedor The Blues.
Karena itu, di ajang kali ini, COnte diprediksi kembali menggunakan sistem serupa.
"Di masa lalu rasanya sulit bagi saya untuk mencoba dua penyerang, tetapi mereka justru menunjukkan kombinasi dan ikatan yang hebat dan di waktu yang sama mereka bekerja sangat keras untuk tim. Untuk melihat Giroud dan Morata bermain seperti ini rasanya saya puas, ini adalah sebuah pilihan untuk laga Minggu nanti atau mungkin di masa yang akan datang," tandasnya. (BBC/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved