Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
FASILITAS penunjang untuk Asian Games dan Asian Paragames 2018 yang saat ini tengah dibangun di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta ternyata masih belum memadai untuk atlet difabilitas.
Ketua Umum Panitia Pelaksana Asian Paragames 2018 (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari mengungkapkan, beberapa venue utama yang bakal digunakan untuk APG masih tidak memenuhi kebutuhan atlet difabel, seperti di Stadion Utama GBK, Stadion Gelora Istora, gelanggang bola basket dan Stadion Akuatik.
"Setelah kami lakukan peninjauan hari ini di keempat venue tersebut ternyata memang persiapan venue untuk paragames belum maksimal. Yang utama seperti di pintu dimana banyak yang belum sesuai standar dan terlalu kecil, kemudian di GBK juga pintu liftnya masih terlalu kecil untuk akses VIP, lalu toilet kurang, akses dari dan untuk ke tempat atlet kurang besar juga pintunya, dan lain-lain," ujar Okto pasca kunjungan Inapgoc ke venue GBK, Selasa (8/8).
Okto pun menegaskan selanjutnya, berbagai catatan-catatan kekurangan yang diperoleh hasil kunjungan ke venue akan dilaporkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk bisa diteruskan ke semua stakeholder olahraga, khususnya ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pu-Pera).
Okto pun menegaskan demi kesuksesan penyelenggaran APG, dirinya membutuhkan keterlibatan dan kerja keras dari semua pihak khususnya pemerintah dan para stakeholder olahraga.
"Saya harus memastikan dari Inapgoc itu bukan cuma memberikan pelayanan, tetapi pelayanan terbaik untuk difabel karena APG itu merupakan jendela dari sikap Indonesia terhadap kaum difabel itu sendiri," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved