Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
ETAPE ke-18 lomba balap sepeda Tour de France yang melewati rute Briancon-Izoard sejauh 179,5 km diprediksi menjadi ajang penentuan pembalap yang berhak menjadi juara lomba balap sepeda paling bergengsi tersebut tahun ini.
Sampai saat ini pembalap Inggris, Chris Froome yang juga juara bertahan, masih memimpin puncak klasemen dengan koleksi waktu 73 jam, 27 menit, dan 26 detik.
Ia unggul 27 detik atas dua pesaingnya, yaitu pembalap Uran Rigoberto (Kolombia) di posisi kedua dan Romain Bardet (Prancis) di posisi ketiga.
Ketiga pembalap yang selama lebih dari dua setengah pekan menduduki peringkat teratas tersebut otomatis akan beradu kecepatan dan ketangkasan.
Apalagi, rute yang dilewati di kawasan Pegunungan Alpen tersebut mencakup tanjakan sejauh 14,1 km dengan rata-rata kecuraman 7,3%.
Sebagai pemegang kaus kuning selama dua tahun berturut-turut (2015-2016), Froome optimistis dapat melalui rintangan pegunungan tersebut.
Begitu pula dengan pertarungan waktu individu sejauh 22.5 km di Marseille, besok (Sabtu 22/7).
"Tahap ini setara dengan Mont Ventoux di TdF tahun lalu. Ini puncak gunung yang paling ikonis sehingga mari kita lihat apa yang terjadi. Ini balapan yang sangat terbuka karena puncak terbesarnya ialah di Col d'Izoard," ujar pembalap tim Sky itu.
"Ini bukanlah jarak yang besar. Tentu jika mengikuti balapan nanti dengan jarak waktu seperti sekarang, saya merasa cukup percaya diri, saya membayangkan mereka akan mencoba menyerang saya."
Di sisi lain, etape ke-18 tersebut menjadi peluang terakhir bagi pembalap harapan tuan rumah Prancis, Romain Bardet, untuk menjadi juara.
Tidak mudah memang.
Kondisi itu pun tidak dimungkiri Bardet.
"Anda harus sabar dan konsisten di Tour de France. Balapan masih belum berakhir," pungkasnya. (AFP/Rul/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved