Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pemkab Malang Pacu Wisata

MI/BAGUS SURYO
25/11/2015 00:00
Pemkab Malang Pacu Wisata
(MI/BAGUS SURYO)
PANTAI selatan yang memanjang di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikenal eksotis. Panorama alam yang memikat itu dipadu dengan harmonisasi alam, membaur dengan budaya masyarakat desa, membuat orang betah berlama-lama di sana.

Perjalanan panjang pun bisa terasa menyenangkan dan asyik. Tak terasa melelahkan kendati harus melakukan perjalanan dengan jarak sekitar 80 kilometer dari Kota Malang.

Suasana menyenangkan sepanjang perjalanan menuju sejumlah objek wisata pantai itu tak lain berkat keseriusan Pemerintah Kabupaten Malang membangun pariwisata berbasis desa. Pembangunan pariwisata memang menjadi fokus utama mengingat pemerataan pembangunan diarahkan ke perdesaan.

"Kami mengembangkan pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat," tegas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Malang Made Arya Wedhantara, kemarin.

Karena itu, infrastruktur digenjot agar tumbuh. Desa menjadi objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara dan Nusantara. Sektor riil juga mulai menjamur.

Sejak dipercaya menjadi kepala dinas, Made Arya terus mengusung konsep memadukan wisata alam dan edukasi, terutama pesona pantai yang harmonis, eksotis, dan magis.

Tidak berlebihan bila dikatakan sekali melangkah di Kabupaten Malang, sejumlah pantai terlampaui. Sebab, satu pantai dengan pantai lainnya tidak berjauhan, saling terhubung, tetapi menyuguhkan keindahan yang khas dan berbeda.

"Bali boleh membanggakan keindahan Pantai Kuta. Akan tetapi, Kabupaten Malang juga memiliki pantai yang eksotis, yakni Lenggoksono," lanjut Made.

Keindahan pantai

Hamparan pantai di Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, itu menyuguhkan beragam keindahan dan tantangan. Peminat surfi ng bisa memuaskan hobinya.
Deburan ombaknya menggairahkan, membaur dengan alam pegunungan. Keindahan pasir putih dan ombak biru menyatu.

Pemkab Malang pun gencar promosi agar pantai selatan semakin semarak.

"Pantai Lenggoksono akan kami kembangkan menjadi destinasi wisata unggulan pada 2016," ujar Made.

Sejauh ini, lanjutnya, kawasan pantai setempat sudah dilengkapi homestay dan pusat wisata kuliner. Dukungan promosi gencar, dipadukan dengan pengembangan wisata budaya, kearifan lokal, ramah lingkungan, dan ekonomi kreatif.

"Strategi pengembangan pariwisata selama ini mampu mendongkrak kunjungan mencapai 20% per tahun," tambahnya.

Selain Lenggoksono, Made mengatakan wisata pantai lainnya yang gencar dipromosikan ialah Pantai Ngliyep, Balekambang, serta Sendangbiru, di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

"Pantai menjadi destinasi wisata unggulan di Malang Selatan. Sebelumnya, pantai hanya soal nelayan, tapi kini sudah bersolek menjadi objek wisata, budaya, kearifan lokal, kuliner, bahkan berbelanja hasil laut," ungkap Kepala Desa Sendangbiru Darsono.

Ikan tuna dan makanan olahannya menjadi oleh-oleh khas daerah ini.

Warga Desa Sendangbiru juga mendapatkan rezeki dari mengantar pengunjung ke Pulau Sempu, kawasan konservasi dan cagar alam.

"Di Kabupaten Malang ada 144 destinasi wisata. Sebanyak 20 di antaranya ialah pantai yang eksotis," tandas Made Arya. (N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya