Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Bromo Munculkan Asap 100 Meter

BN/YN/YR/N-1
20/11/2015 00:00
Bromo Munculkan Asap 100 Meter
(ANTARA/Umarul Faruq)
KEPALA Pos Pengamatan Gunung Api Bromo M Syafii mengatakan kawah Gunung Bromo (2.329 mdpl) mengeluarkan asap sulfatara dengan ketinggian 50 meter hingga 100 meter yang condong ke arah barat.

"Secara visual masih terlihat asap berwarna putih tipis hingga sedang setinggi 50 hingga 100 meter dari kawah Bromo," kata Syafii di Probolinggo, Jawa Timur, kemarin.

Berdasarkan data yang terekam di PPGA Bromo di Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, selama 24 jam terakhir, tercatat terjadi gempa tremor dengan amplitudo 0,5 hingga 6 milimeter, tapi dominan pada 4 milimeter.

"Aktivitas Bromo masih fluktuatif, baik secara seismik maupun visual, tapi statusnya masih Waspada atau Level II," tuturnya.

Sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif karena dikhawatirkan gas beracun akan terhirup oleh mereka.

"Dengan status Waspada, jarak aman ialah radius 1 kilometer," katanya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dewi Utari mengatakan petugas sudah memasang rambu larangan naik ke kawah Gunung Bromo di empat pintu masuk dan di batas tangga naik ke kawah Bromo.

Di Sumatra Utara, satuan tugas penanganan erupsi Gunung Sinabung mencatat 9.325 warga Kabupaten Karo masih berada dalam pengungsian yang ditampung di sembilan lokasi.

Data di posko PMI di Kabanjahe menyebutkan pengungsi tersebut berasal dari sembilan desa yang masuk kategori rawan, yakni Desa Tiga Pancur, Desa Sukanalu, Desa Pintu Besi, Desa Sigarang-garang, Desa jereya, Desa Kuta Rakyat, Desa Kuta Gugung, Desa Mardinding, dan Desa Kuta Tengah.

Di bagian lain, erupsi Gunung Barujari anak Gunung Rinjani beberapa waktu lalu dikhawatirkan memengaruhi pajak hotel dan restoran di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Pasalnya, akibat erupsi Gunung Barujari, Bandara Internasional Lombok (BIL) ditutup sehingga tingkat hunian hotel di Mataram turun drastis.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya