Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

5 Anggota TNI-AD Meninggal di Poso

TB/UB/X-9
16/11/2015 00:00
5 Anggota TNI-AD Meninggal di Poso
(ANTARA/BASRI MARZUKI)
DUKA mendalam dialami keluarga besar TNI-AD.

Lima anggota Satuan Tugas Yonif Linud 433/JS/Brigif 3/Kostrad, Maros, Sulawesi Selatan, tewas dalam kecelakaan tunggal di Pegunungan Padeha, Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kemarin.

Mereka meninggal karena truk yang ditumpangi menuju Sektor IV Desa Napu, Kecamatan Lore Utara, Poso, terperosok ke jurang.

Kelima korban dan 16 rekannya saat itu hendak mengemban misi pengejaran terhadap kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso.

Kelima anggota TNI yang gugur tersebut ialah Praka Ahmad Darman, Praka Sulaiman, Praka Muktar, Praka Makmur, dan Serda Junaedi.

Adapun anggota lainnya luka berat dan ringan, termasuk satu warga sipil bernama Syaiful yang menjadi sopir truk.

Regu yang dipimpin Wadan Sektor IV Kapten Yustianto itu sebelumnya berangkat dari Batalyon Infanteri 711/Raksatama, Palu.

Dengan menumpangi lima truk, mereka melewati jalur darat dari Kabupaten Sigi hingga Kabupaten Poso.

Namun, belum sampai di tempat tujuan, truk yang mereka tumpangi hilang kendali saat menyalip truk pertama yang ada di depannya.

"Setelah menyalip tiba-tiba truk DN 8625 VG yang ditumpangi Kapten Yustianto dan pasukan bersenggolan dengan truk pertama sehingga oleng dan terjun ke jurang," kata salah satu anggota TNI, Praka Teguh, di RS Bhayangkara, Palu.

"Serda Junaedi dan Praka Makmur meninggal saat tiba di rumah sakit, sedangkan Praka Muktar, Praka Sulaiman, dan Praka Ahmad Darman meninggal dunia di TKP," imbuhnya.

Setelah disemayamkan di kamar jenazah, kelima jasad korban diterbangkan ke Makassar, sedangkan seluruh personel yang mengalami luka menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara.

Pangdam VII/Wirabuana Mayjen Agus Surya Bakti langsung ke Palu untuk menjenguk seluruh korban luka di RS Bhayangkara. Namun, ia enggan memberikan keterangan.

"Bentar ya, mau dicek dulu. Kami juga masih berduka," elaknya.

Sektor IV Desa Napu merupakan salah satu titik operasi Camar Maleo IV yang digelar Polri dan TNI untuk mengejar kelompok Santoso.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya