Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Insiden Pohon Tumbang, Farhan Sampaikan Ucapan Duka dan Instruksikan Kewaspadaan

Naviandri
04/4/2026 23:45
Insiden Pohon Tumbang, Farhan Sampaikan Ucapan Duka dan Instruksikan Kewaspadaan
Ilustrasi(Dok Diskominfo Bandung)

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan, atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa pohon tumbang yang terjadi akibat cuaca ekstrem pada Jumat, (3/4). 

Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengemudi mobil Suzuki Carry, Diding Nuryaman (45) meninggal dunia setelah kendaraannya tertimpa pohon di Jalan Bojong Raya, kawasan Caringin.

“Saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi duka kita bersama. Kami sangat prihatin atas kejadian yang tidak kita harapkan ini,” tuturnya Sabtu (4/4).

Farhan menyebut, kondisi cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras dan angin kencang harus menjadi perhatian bersama. Ia mengimbau seluruh warga Kota Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang. Hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar maupun reklame yang berpotensi roboh,” ucapnya.

Farhan memastikan, saat ini seluruh jajaran Pemkot Bandung telah bergerak cepat dalam melakukan penanganan di lapangan, baik dalam proses evakuasi, pembersihan material pohon tumbang, maupun pemulihan akses jalan yang terdampak.

“Kami pastikan seluruh respons penyelamatan dan perbaikan berjalan dengan baik dan cepat. Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, BPBD, DPKP, serta instansi terkait lainnya telah diterjunkan untuk menangani dampak kejadian ini,” jelasnya.

Farhan menambahkan, evaluasi dan langkah antisipatif akan terus diperkuat, termasuk pemantauan kondisi pohon-pohon rawan tumbang di sejumlah titik di Kota Bandung guna mencegah kejadian serupa terulang. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak akan dampak cuaca ekstrem yang semakin tidak menentu, sekaligus perlunya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana di wilayah perkotaan. 

Untuk diketahui hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bandung pada Jumat (3/4), mengakibatkan puluhan kejadian darurat di berbagai wilayah. Hingga pukul 16.45 WIB, tercatat sebanyak 34 kejadian yang terdiri dari 31 pohon tumbang, 2 baliho/pylon sign roboh, serta 1 kejadian banjir akibat tanggul jebol.

Berdasarkan laporan sementara (live update) SIKKAT (Sinergi Informasi Koordinasi Kolaborasi Cepat Tanggap), kejadian pohon tumbang tersebar di sejumlah titik dengan waktu kejadian yang berdekatan, mulai sekitar pukul 13.40 WIB hingga 14.43 WIB. Beberapa lokasi terdampak antara lain di Jalan Cibolerang, Jalan Raya Kopo, Jalan Dr. Djunjunan, kawasan Pasteur, Jalan Pajajaran, Jalan Sukajadi, hingga wilayah Ciumbuleuit dan Dago. 

Kejadian juga dilaporkan di depan Kecamatan Cicendo, Jalan Gunung Batu, Jalan Garuda, serta sejumlah titik lainnya di wilayah barat dan utara Kota Bandung.
Selain pohon tumbang, dua kejadian baliho atau pylon sign roboh juga terjadi, masing-masing di Jalan Purnawarman (depan BEC) pada pukul 14.09 WIB dan di kawasan SPBU Cibolerang pada pukul 14.45 WIB.

Sementara itu, satu kejadian banjir akibat tanggul jebol dilaporkan terjadi di Jalan Babakan Ciparay Gang Alwian pada pukul 14.30 WIB. Kejadian ini sempat menggenangi area permukiman warga dan masih dalam penanganan petugas di lapangan. Tim gabungan yang terdiri dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama relawan langsung bergerak cepat melakukan asesmen, evakuasi, serta pembersihan di lokasi terdampak. Hingga saat ini, beberapa titik masih dalam proses penanganan.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie menerangkan, Pemkot Bandung juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk layanan utilitas seperti PLN, khususnya pada kejadian pohon tumbang yang berdampak pada jaringan listrik. Kondisi cuaca yang masih diguyur hujan berpotensi menimbulkan kejadian susulan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari berteduh di bawah pohon, serta memperhatikan potensi bahaya di sekitar lingkungan masing-masing.

"Kami memastikan seluruh laporan yang masuk akan ditangani secara bertahap dan optimal. Data kejadian bersifat dinamis dan akan terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kegawatdaruratan Kota Bandung, di antaranya melalui layanan 112 untuk kondisi darurat, 113 untuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta 119 untuk layanan kesehatan," tandasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya