Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN umat katolik di Paroki Santo Fransiskus Xaverius Boawae, Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa tenggara Timur, mengikuti Ritual Jalan Salib atau Tablo sebagai peringatan akan wafatnya Yesus Kristus pada hari Jumat Agung ini (3/4). Sejumlah Orang Muda Katolik membuat Tablo atau Drama Jalan Salib Yesus ini dalam 14 babak atau perhentian dengan pesan anti perang serta perdamaian bagi seluruh dunia.
Perang yang berkecamuk di Timur Tengah serta Eropa serta bagian dunia lainnya membuat sejumlah Orang Muda Katolik (OMK) ini di paroki santo Fransiskus Xaverius Boawae tergerak membuat peringatan jalan salib Yesus ini di lapangan Pancasila Boawae.
"Kita lihat di medsos soal perang dan anak serta perempuan yang biasanya paling terdampak, lewat jalan salib ini kita bawa pesan damai anti perang, " kata Felix Dhay Wea, Ketua OMK Paroki Santo Fransiskus Boawae.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Tablo atau drama penyaliban Yesus kali ini diikuti oleh ribuan umat yang bisa menyaksikan dari pinggir lapangan.
PEMERAN DRAMA
Drama penyaliban Yesus atau Tablo ini diperankan oleh sejumlah anak muda mengambil peran sebagai Yesus sang juru selamat dan juru damai penuh cinta serta para algojo atau serdadu yang kejam serta para ibu termasuk Maria ibu Yesus yang menangis tersedu-sedu.
Tablo dimulai dengan adegan Yesus berdoa di taman Getsemani hingga diserahkan ke raja Pilatus. Para anak muda ini memainkan tablo dengan penuh penghayatan sehingga membuat umat yang hadir turut merasakan kesedihan akibat sengsara yang dialami yesus.
Sejumlah pakaian para serdadu ini dibuat dari barang bekas yang dikumpulkan para OMK sejak sebulan lalu. Mereka lalu merancang dan membuat gambar atau poster seperti gambar tank dengan tanda silang atau anti tank, senjata AK47 dengan tanda silang serta gambar rudal dengan tanda silang. "Kami ambil barang bekas agar bisa digunakan seperti pamitan serdadu ini," ungkap Cilo salah satu desainer dan pendamping para OMK ini.
Sejumlah umat dari para orang tua hingga anak-anak terlihat mengikuti Tablo dengan penuh kidmat walaupun berlangsung lebih dari 3 jam mulai dari jam 9 pagi. Drama penyaliban Yesus ini terdapat momen para perempuan serta Maria Ibu Yesus yang menangis di bawah kaki salib Yesus.
PESAN DRAMA
Drama ini membawa pesan bahwa akibat perang kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak adalah yang paling terdampak. "Tablo kali ini mengangkat tema siapa yang mengangkat pedang akan binasa oleh pedang siapa memakai pedang akan binasa oleh pedang," kata Felix.
Menurut Felix, kekerasan tidak akan melahirkan kebenaran. Sumber konflik peperangan bukan dari luar melainkan dari dalam. Itulah hawa nafsu dan ambisi manusia.
Setelah mengikuti jalan Salib umat paroki Santo Fransiskus Boawae akan mengikuti misa Jumat Agung dengan ritual cium salib pada pukul 3 waktu setempat.
Umat juga akan menjalani pekan suci dalam 3 hari kudus mulai dari Kamis Putih semalam, Jumat Agung, dan sabtu suci besok dan diakhiri dengan minggu Paskah sebagai peringatan kebangkitan yesus setelah hari ini mati disalib. (E-2)
JALAN Salib Hidup, atau yang sering disebut Tablo, merupakan tradisi teatrikal yang kuat dalam tradisi Gereja Katolik, khususnya saat perayaan Jumat Agung.
Pentas tablo paling fenomenal dan memukau peziarah Jumat Agung di Lembata dibawakan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Arnoldus Jansen Waikomo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved