Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
MOBILITAS warga di Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, kini semakin lancar setelah Kodim 0208/Asahan bersama personel Yonzipur 1/Dhira Dharma merampungkan pembangunan jembatan modular di Desa Lubuk Palas. Jembatan ini menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Desa Lubuk Palas dengan Desa Silau Baru, Minggu (29/3). Pembangunan jembatan ini merupakan respons cepat TNI AD dalam mengatasi hambatan aksesibilitas yang selama ini dikeluhkan warga setempat.
Dengan selesainya proyek ini, jembatan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan untuk mendukung aktivitas harian masyarakat. Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyatakan bahwa rampungnya infrastruktur ini adalah wujud nyata komitmen TNI dalam membantu kesulitan rakyat di daerah pelosok.
“Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut,” ujar Asrul melalui keterangan resminya, Senin (30/3).
Pembangunan jembatan dilaksanakan secara bertahap dengan standar keamanan tinggi. Dimulai dari survei mendalam untuk menentukan kapasitas beban, disusul pengecoran fondasi beton di kedua sisi sungai. Keunikan proyek ini terletak pada kolaborasi antara teknisi Yonzipur, personel Koramil 07/Air Joman, dan masyarakat setempat yang bergotong royong merakit rangka modular di lokasi hingga membentuk konstruksi utama.
"Setelah rangka utama terbentuk, tahap akhir dilakukan dengan pemasangan pelat lantai dan penimbunan oprit sebagai akses keluar-masuk jembatan. Simbol bendera Merah Putih di lokasi menjadi tanda semangat pengabdian dalam pembangunan ini,” tambahnya.
Selama ini, warga di dua desa tersebut harus menempuh jarak lebih jauh atau menggunakan sarana seadanya untuk mendistribusikan hasil bumi. Dengan adanya jembatan modular ini, biaya logistik pertanian diharapkan dapat ditekan dan akses pendidikan bagi anak-anak sekolah menjadi lebih aman. (E-4)
Dalam edukasi dan praktik salat itu, TGS Ganjar menyampaikan cara menyucikan diri atau bertaharah sebelum memulai salat.
"Kami melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang pencegahan stunting yang berbasis agama. Kami melaksanakan edukasi ini juga berdasarkan permintaan masyarakat di sini,"
Polres Asahan, Sumatra Utara, menangkap 10 pelaku pemerkosaan terhadap dua anak di bawah umur yang masih berstatus pelajar.
Identitas para terduga pelaku sudah dikantongi polisi.
KEJAKSAAN Tinggi Sumut kembali menghentikan penuntutan tiga perkara dengan pendekatan keadilan retoratif. Salah satu perkaranya ialah pencurian buah sawit untuk biaya persalinan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved