Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau mulai menerapkan langkah penghematan energi secara ketat sebagai respons terhadap krisis energi global. Kebijakan ini dilakukan melalui Work From Anywhere (WFA) setiap Jumat serta pembatasan penggunaan listrik dan kendaraan dinas, guna menekan konsumsi energi sekaligus memberi contoh bagi masyarakat.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan, dampak krisis energi global saat ini dipicu oleh eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah. Salah satu langkah yang ditekankan adalah penerapan WFA bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau setiap Jumat. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan konsumsi listrik di lingkungan kantor pemerintahan.
“Dalam rangka kebijakan pemerintah untuk memperketat penggunaan listrik dan BBM hari Jumat, kita berlakukan WFA. Lampu kalau malam matikan semua kecuali di halaman luar, AC mati. Nanti saya minta Pak Sekda dan Satpol PP cek,” kata SF Hariyanto, Senin (30/3).
Ia juga menginstruksikan evaluasi berkala terhadap penggunaan listrik untuk memastikan efektivitas kebijakan penghematan yang diterapkan. Tak hanya itu, penghematan juga diberlakukan pada hari kerja. Penggunaan pendingin ruangan diimbau dibatasi, terutama pada pagi hari.
“Begitu pula hari Senin sampai Kamis, kalau pagi sebaiknya AC tidak dihidupkan. Kalau sudah panas atau siang baru hidupkan, untuk menghemat energi,” ujarnya.
Di sektor transportasi, penggunaan kendaraan dinas juga menjadi perhatian. Kendaraan dinas dihimbau untuk tidak digunakan selama akhir pekan.
“Kita gunakan kendaraan listrik. Untuk kendaraan dinas pada hari Jumat hingga Minggu sebaiknya dirumahkan atau standby di rumah,” ujarnya.
Menurut SF Hariyanto, langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Pemerintah harus menjadi contoh dalam upaya penghematan energi.
“Kita jaga perasaan masyarakat, penghematan energi dimulai dari kita,” pungkasnya. (RK/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved