Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Pemkot Cimahi Terapkan WFH bagi ASN Setiap Rabu untuk Hemat BBM

Depi Gunawan
30/3/2026 18:19
Pemkot Cimahi Terapkan WFH bagi ASN Setiap Rabu untuk Hemat BBM
Kebijakan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik. Semua layanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat akan tetap berjalan normal dan optimal.(MI/Kristiadi)

PEMERINTAH Kota Cimahi merencanakan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cimahi yang bakal berlaku setiap hari Rabu. Langkah ini diambil untuk menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah ancaman krisis energi global akibat memanasnya eskalasi antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan pemilihan hari Rabu dianggap paling ideal jika dibandingkan dengan hari lainnya.

"Kita ikuti petunjuk pemerintah pusat yang mana pemberlakuan WFH. Kita ambil jalan paling tengah di hari Rabu," ujar Ngatiyana, Senin (30/3/2026).

Menurut Ngatiyana, jika WFH diterapkan pada hari Senin atau Selasa, ASN berpotensi menganggapnya sebagai hari libur panjang karena berdekatan dengan akhir pekan. 

Sementara penerapan WFH pada Kamis atau Jumat bisa dimanfaatkan sebagai “hari kejepit” sehingga berisiko disalahgunakan. Oleh sebab itu, hari Rabu dipilih sebagai titik tengah yang ideal.

Meski demikian, Ngatiyana menyatakan waktu pasti penerapan WFH masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.

"Nanti setelah turun dari kementerian, gubernur kemudian ke kabupaten kota, kita juga akan melaksakana WFH sehari," jelasnya.

Ngatiyana menegaskan, kebijakan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik. Semua layanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat akan tetap berjalan normal dan optimal.

Sekda Kota Cimahi, Maria Fitriana, menambahkan upaya penghematan BBM lain yang telah diterapkan adalah pemangkasan perjalanan dinas ASN sejak awal tahun, termasuk rapat yang kini lebih banyak dilakukan via Zoom.

"Kalau perjalanan dinas dari awal kita sudah jarang, rapat-rapat juga sudah memakai Zoom. Untuk WFH masih menunggu arahan pusat," kata Maria Fitriana.

Maria Fitriana juga mengimbau masyarakat agar tidak panik membeli atau menimbun BBM karena sejauh ini kondisi pasokan masih aman.

"Kita belum menerima informasi atau laporan kelangkaan BBM. Kita imbau masyarakat tidak panic buying, tapi harus berhemat, mengurangi jalan-jalan," ujarnya. (DG/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya