Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Infrastruktur Jalan Mulus, Pemudik Apresiasi Layanan Mudik di Jateng

Haryanto Mega
24/3/2026 22:35
Infrastruktur Jalan Mulus, Pemudik Apresiasi Layanan Mudik di Jateng
Pemudik yang melintas di Jawa Tengah mengapresiasi kondisi infrastruktur jalan.(MI/Haryanto Mega)

SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 mengapresiasi kondisi infrastruktur jalan serta layanan pendukung yang disiapkan pemerintah. Berbagai perbaikan jalan dan kesiapan fasilitas dinilai membuat perjalanan lebih nyaman dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pemudik asal Grobogan tujuan Jakarta, Haikal Faiz (18), menilai kondisi jalan di Jawa Tengah kini jauh lebih baik. “Kalau dibanding dua tahun lalu, sekarang sudah banyak perubahan. Memang masih ada beberapa titik yang berlubang, tapi secara umum sudah bagus,” ujarnya saat ditemui di kawasan Weleri, Kendal, Selasa (24/3).

Pengendara roda dua tersebut juga mengapresiasi fasilitas umum seperti SPBU dan masjid yang dinilai bersih dan layak digunakan untuk beristirahat. “Kebersihannya terjaga, airnya jernih, jadi nyaman untuk istirahat,” katanya.

Meski demikian, ia berharap ada penambahan posko mudik di titik-titik strategis untuk membantu pemudik saat terjadi kepadatan arus. Pemudik lain asal Kudus tujuan Jakarta, Edi, mengaku perjalanan mudiknya tahun ini terasa lebih lancar, terutama karena kondisi jalan yang membaik. “Sebulan lalu jalan Semarang–Kudus masih banyak rusak dan berlubang, tetapi sekarang perjalanan lancar sekali,” ujarnya.

Senada, Tio Setiawan (36), pemudik asal Banjarnegara, juga mengapresiasi kualitas jalan saat arus mudik dan balik tahun ini. “Infrastruktur bagus, jalannya halus. Perjalanan relatif lancar,” katanya saat singgah di rest area kawasan Semarang.

Sementara itu, Ken Aditya (40), pemudik asal Sumenep tujuan Jakarta, menyebut jalur di Jawa Tengah dalam kondisi prima. “Sepanjang dari Solo sampai Semarang bagus, tidak ada lubang. Jadi perjalanan lancar tanpa kendala,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi fasilitas rest area yang dinilai lengkap dan bersih, mulai dari tempat ibadah hingga area kuliner. “Fasilitasnya lengkap dan terawat, jadi pemudik bisa beristirahat dengan nyaman,” imbuhnya.

Ken mengaku sempat singgah di Surakarta untuk mengunjungi Keraton Surakarta sekaligus menikmati kuliner setempat. 

LAYANAN KESEHATAN
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan layanan kesehatan bagi pemudik tetap siaga selama periode mudik dan arus balik. Petugas kesehatan Posko Mudik Exit Tol Weleri, Marlina, menyampaikan bahwa layanan dibuka sejak 16 hingga 25 Maret 2026 dan beroperasi selama 24 jam. “Setiap shift ada dua petugas. Pemudik yang datang rata-rata melakukan pemeriksaan kesehatan ringan seperti cek tekanan darah,” jelasnya.

Ia menambahkan, tingkat kunjungan di posko exit tol relatif lebih landai karena pengaturan arus lalu lintas, sementara di rest area jumlah pemudik cenderung lebih ramai.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan kondisi infrastruktur jalan di wilayahnya dalam keadaan baik dan tidak menimbulkan keluhan signifikan.

Ia juga menyebut angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan. “Ini menunjukkan bahwa bukan hanya faktor jalan, tetapi kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas juga semakin baik,” ujarnya.

Sebagai informasi, mayoritas jalan nasional maupun jalan provinsi di Jawa Tengah dalam kondisi mantap dan siap dilalui pemudik pada Lebaran 2026.(E-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya