Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Sembilan Awak KM Makmur Jaya Hilang di Perairan Bintan

Hendri Kremer
09/3/2026 14:38
Sembilan Awak KM Makmur Jaya Hilang di Perairan Bintan
Kapal Basarnas KN SAR Purworejo 101 diberangkatkan menuju perairan Pulau Merapas, Kabupaten Bintan, untuk melakukan operasi pencarian terhadap sembilan awak kapal KM Makmur Jaya yang hilang setelah kapal tersebut terbalik dihantam gelombang tinggi, Minggu(Dok Basarnas)

TIM SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap sembilan awak KM Makmur Jaya yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Merapas, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Kesembilan awak kapal tersebut diduga terpisah setelah mencoba menyelamatkan diri menggunakan sekoci saat kapal mereka terbalik dihantam gelombang tinggi pada Minggu (8/3/2026).

Dari total 29 orang yang berada di atas kapal, sebanyak 20 orang berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat. Sementara sembilan lain hingga kini masih belum ditemukan dan menjadi fokus utama operasi pencarian.

Kronologi KM Makmur Jaya Terbalik

Peristiwa bermula ketika KM Makmur Jaya berlayar dari Kampung Bugis menuju Pulau Pengibu. Sekitar pukul 04.00 WIB, kapal yang tengah berada di perairan sekitar Pulau Merapas dihantam gelombang tinggi. Terjangan gelombang membuat kapal oleng, miring, dan akhirnya terbalik di tengah laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, mengungkapkan bahwa saat kapal terbalik, para awak berupaya menyelamatkan diri dengan berbagai cara. "Sebanyak 20 orang bertahan di atas badan kapal yang terbalik. Sementara sembilan orang lain menggunakan sekoci untuk menyelamatkan diri," jelas Fazzli, Senin (9/3/2026).

Namun, akibat gelombang tinggi dan jarak pandang yang terbatas, sekoci yang membawa sembilan awak tersebut terpisah dari kapal utama. Sejak saat itu, mereka dinyatakan hilang kontak.

Data Kecelakaan: KM Makmur Jaya terbalik sekitar 90 mil laut dari Dermaga Sekupang, Batam. Sebanyak 20 korban selamat telah dievakuasi oleh KM Sinar Abadi ke Pelabuhan Kijang.

Operasi Pencarian Tim SAR Gabungan

Hingga Senin siang, operasi pencarian terus dilakukan dengan menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR memfokuskan pencarian pada kemungkinan posisi sekoci yang membawa sembilan awak kapal tersebut.

Sebanyak 22 personel tim rescue dari Pos SAR Batam dikerahkan ke lokasi menggunakan kapal KN SAR Purworejo 101. Selain itu, operasi ini melibatkan berbagai unsur gabungan guna mempercepat proses penemuan korban.

Unsur Terlibat Instansi
KN SAR Purworejo 101 Basarnas / Pos SAR Batam
Patroli Keamanan Pos TNI AL Kijang & Berakit
Penegakan Hukum Polsek Bintan Timur & Satpolairud
Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Bintan

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan mengimbau kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian untuk turut memperhatikan kondisi perairan dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan sekoci atau korban di laut. Operasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya