Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Pascabencana Aceh, ITB-Paragon Kirim Filter Air ke Aceh Tamiang

Naviandri
08/3/2026 11:31
Pascabencana Aceh, ITB-Paragon Kirim Filter Air ke Aceh Tamiang
Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi saat menerima teknologi filter air bersih dari Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, N. Nurlaela Arief.(Dok.ITB)

PASCABENCANA Aceh, Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi dengan Paragon Corp kembali membantu masyarakat melalui pengiriman teknologi filter air bersih kedua bagi warga di Aceh Tamiang pada  Sabtu (7/3). 

Program ini dilaksanakan melalui kerja sama ITB bersama Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB dengan dukungan Paragon sebagai sponsor. Filter air tersebut dipasang di Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, tepatnya di tepi Sungai Tamiang yang menjadi sumber air bagi sistem penyaringan tersebut. 

Dalam kegiatan serah terima filter air tersebut, pihak Paragon diwakili oleh Dwi Eliani sementara dari pihak ITB diwakili oleh Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, N. Nurlaela Arief dam diterima Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi.

Untuk diketahui bahwa teknologi ini bekerja dengan menyedot air sungai yang sebelumnya dalam kondisi keruh, kemudian memprosesnya melalui dua tahap filtrasi hingga menghasilkan air yang jernih dan layak digunakan, bahkan dapat diminum. Air hasil penyaringan kemudian ditampung dalam tangki penampungan berkapasitas besar sebelum didistribusikan kepada warga.

Dari penampungan tersebut, air dialirkan ke toren-toren air di sekitar pemukiman penduduk di Kampung Sukajadi. Melalui sistem distribusi ini, sekitar 1.200 warga kini dapat memanfaatkan air bersih untuk berbagai kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, kebutuhan sanitasi, hingga sebagai sumber air minum. Selain melalui distribusi ke rumah-rumah, sebagian warga juga datang langsung ke lokasi filter untuk mengambil air.

Selama bulan puasa, terutama menjelang sore hari, warga terlihat antre dengan membawa galon kosong untuk mengisi air bersih dari sistem filter ITB–Paragon tersebut. Sistem filter air ini memiliki kapasitas maksimum hingga 7.200 liter per jam, sehingga mampu menyediakan pasokan air bersih dalam jumlah besar bagi masyarakat sekitar.

Filter air tersebut dikirim dari kota Bandung menuju Aceh Tamiang dengan waktu perjalanan sekitar satu pekan sebelum akhirnya tiba di lokasi dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat. Pengiriman ini juga menjadi bagian dari upaya melanjutkan masa pemulihan yang tengah berlangsung di wilayah Aceh, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi mengucapkan terima kasih dan kegembiraannya atas dukungan ITB dan Paragon. "Saya berharap dengan dukungan Pemerintah dan banyak pihak, kondisi di sini bisa lebih cepat pulih," ucap Armia yang mengaku juga sedang mengupayakan kerja sama dengan ITB.

PENGALAMAN WARGA
Sementara itu Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, N. Nurlaela Arief menerangkan, keberadaan teknologi ini juga menghadirkan cerita menarik dari masyarakat setempat. 

Salah satu kisah datang dari seorang bayi yang sebelumnya mengalami diare selama hampir satu bulan dan tidak kunjung sembuh meskipun telah mendapatkan pengobatan. Setelah keluarganya mulai menggunakan air dari sistem filter tersebut, kondisi bayi tersebut dilaporkan berangsur membaik hingga akhirnya sembuh.

"Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri dapat menghadirkan solusi teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, diharapkan semakin banyak perusahaan yang dapat berkolaborasi dengan ITB untuk menghadirkan inovasi serupa, mengingat teknologi filter air seperti ini terbukti sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Aceh Tamiang," tuturnya.

Teknologi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile/filter air bersih ini merupakan kontribusi ITB, Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, Ketua Tim IPA Mobile, Bagus Budiwantoro dari Kelompok Keahlian Perancangan Teknik dan Produksi, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB, Yayasan LAPI ITB, dan berbagai pihak internal ITB.(E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya