Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Jamin Kelancaran Arus Mudik, Infrastruktur Tol Trans Sumatra Terus Dipacu

Rudi Kurniawansyah
07/3/2026 11:59
Jamin Kelancaran Arus Mudik, Infrastruktur Tol Trans Sumatra Terus Dipacu
Pekerja dengan alat berat melakukan pemeliharaan perkerasan jalan di ruas Tol Trans Sumatra .(MI/Rudi Kurniawansyah-HO/Hutama Karya)

MENJELANG periode arus Mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bersama anak usahanya, PT Hakaaston (HKA), melakukan percepatan pemeliharaan perkerasan jalan di dua ruas vital Tol Trans Sumatra (JTTS). Fokus perbaikan saat ini diarahkan pada Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) dan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).

Langkah kolaboratif ini diambil untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap andal dan aman, demi mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta efisiensi distribusi logistik nasional di masa puncak Lebaran.

Target Rampung 10 Maret
Plh Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan bahwa pengerjaan fisik di lapangan terus dipacu agar tidak mengganggu arus lalu lintas saat mendekati hari raya.

“Pemeliharaan pada titik-titik tersebut ditargetkan rampung sebelum 10 Maret 2026, percepatan pemeliharaan ini merupakan langkah BUJT untuk menjaga standar kualitas layanan jalan tol,” kata Hamdani, Sabtu (7/3).

Secara teknis, pemeliharaan di Tol Permai mencakup dua titik krusial, yakni KM 49+250 hingga KM 49+200 serta KM 78+856 sampai KM 78+760. Sementara itu, untuk Ruas Tol Terpeka, penanganan dilakukan secara tersebar pada sejumlah segmen mulai dari KM 188+542,50 hingga KM 330+404,00 di Jalur A.

Prioritas Keamanan Pengguna
Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, menjelaskan bahwa perbaikan dini sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat kerusakan perkerasan jalan di jalur yang memiliki volume kendaraan tinggi.

“Dengan berfokus pada aspek keandalan jalan di Tol Permai dan Terpeka. Dengan melakukan perbaikan lebih awal. Keamanan pengguna jalan adalah prioritas utama kami,” ujar Martin.

Hutama Karya menyampaikan permohonan maaf atas potensi hambatan lalu lintas yang muncul selama proses pengerjaan. Pihak pengelola mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa waspada, mematuhi rambu-rambu kerja, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Apabila terdapat keluhan atau membutuhkan informasi lebih lanjut, pengguna jalan dapat menghubungi call center masing-masing ruas tol atau melalui akun resmi jalan tol Hutama Karya @HutamaKaryaTollRoad," pungkasnya. (RK/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya