Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
TANGGUL jebol Sungai Dengkeng di Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Klaten (Jateng) mulai diperbaiki dengan melibatkan berbagai unsur TNI, Polri, BPBD, BBWS, serta relawan dan masyarakat.
Penanganan darurat tanggul jebol Sungai Dengkeng, dilaksanakan mulai Kamis (5/3). Kegiatan perbaikan tanggul rusak sekitar 25 meter ini dalam upaya meminimalkan risiko bencana banjir.
Tanggul Sungai Dengkeng jebol Selasa (4/3) malam, setelah diguyur hujan lebat-sedang sejak pukul 16.30-23.00 WIB. Akibat tanggul jebol, air sungai itu meluap ke permukiman penduduk.
Sebagaimana diungkapkan Danramil 20/Cawas, Kapten Inf Sukimanto, bahwa kegiatan perbaikan tanggul jebol Sungai Dengkeng adalah dalam upaya menanggulangi luapan banjir Sungai Dengkeng.
“Perbaikan darurat tanggul jebol di Dukuh Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, dipercepat dalam rangka antisipasi dan pencegahan banjir susulan di musim hujan ekstrem saat ini,” imbuhnya.
Berbagai unsur terlibat dalam penanganan darurat tanggul jebol Sungai Dengkeng, di antaranya Kodim 0723/Klaten, Polres, BPBD, BBWS Bengawan Solo, serta relawan dan masyarakat.
Menurut Sukimanto, percepatan perbaikan tanggul jebol itu langkah antisipasi dan pencegahan banjir di kawasan permukiman penduduk. Seningga, tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
"Percepatan penanganan tanggul jebol ini kami lakukan secara gotong royong. Kegiatan ini menjadi bukti kuatnya sinergitas antara TNI, Polri, instansi terkait, relawan, dan masyarakat,” ujarnya.
Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah. Nilai-nilai kebersamaan ini perlu terus dijaga.
“Dengan kegiatan perbaikan tanggul ini diharapkan dapat meminimalkan potensi risiko banjir, selain memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di daerah aliran Sungai Dengkeng,” ujarnya. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved